Berita Terkini
Lifestyle

Empat Cara Mengatasi Bad Mood Saat Hamil

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Sabtu, 11 Januari 2020 19:44 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Empat Cara Mengatasi Bad Mood Saat Hamil

PUBLIKSATU.CO - Mood swing (perubahan emosi) banyak dialami wanita saat hamil. Wanita bisa merasa begitu bahagia, tetapi sedetik kemudian bad mood atau menangis sedih. Adakah cara untuk mengatasinya?

Berdasarkan penjelasan dari dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, suasana hati yang naik turun tak menentu, dari senang, lalu bad mood ingin marah-marah, selanjutnya sedih sering dialami pada kehamilan trimester pertama dan ketiga.

“Mood swing disebabkan oleh perubahan terhadap tubuh selama kehamilan, seperti mudah lelah, stres, serta perubahan hormon estrogen dan progesteron,” kata dr. Resthie.

Normalkah punya suasana hati buruk (bad mood) atau marah selama kehamilan?

Dilansir dari Verywell Family, beberapa wanita melaporkan iritabilitas (keadaan emosi seseorang yang terlalu sensitif dalam merespons stimulus), bahkan kemarahan, saat hamil. Perubahan hormon adalah salah satu alasan mood swing ini. Mirip dengan yang dialami wanita sebelum haid tiap bulannya alias PMS, wanita hamil juga bisa “berjuang” dengan rasa frustasi atau amarah selama kehamilan.

Alasan lain timbulnya iritabilitas saat hamil adalah ketika wanita merasa tidak baik-baik saja, kemampuan untuk menenangkan diri menurun. Kelelahan saat hamil dan ketidaknyamanan fisik adalah kontributor suasana hati yang buruk saat hamil.

Selain itu, ada pula beberapa wanita hamil yang merasa marah atau sakit hati karena situasi hidupnya. Mungkin sedang terpuruk secara finansial, pasangan ketahuan selingkuh, stres akibat pekerjaan, atau mungkin dalam hati sebetulnya mereka tak ingin hamil.

Meski kadang perasaan frustasi itu normal, tetapi jangan sampai mengabaikan amarah jika itu sering terjadi atau sampai mengganggu Anda dalam menjalani hari. Beberapa penelitian menemukan, kemarahan saat hamil bisa berdampak pada janin. Satu studi menemukan bahwa rasa marah saat hamil berkaitan dengan penurunan tingkat pertumbuhan janin.

Selain itu, khususnya jika penyebab bad mood saat hamil adalah merasa terpaksa, dalam arti sebetulnya tak ingin hamil, sebaiknya lakukan terapi sebelum bayi lahir. Bila tidak, bonding antara ibu dan bayi bisa terdampak. Bonding tak hanya mengenai kesehatan emsional, tetapi juga juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan kesejahteraan anak nantinya.

Cara mengatasi bad mood saat hamil

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat suasana hati memburuk saat hamil, yakni:

1. Lakukan teknik pernapasan dalam

Ketika iritabilitas sudah mulai datang, akali dengan menarik napas dalam-dalam dan buang perlahan. Lakukan teknik tersebut sampai kondisi membaik dan ulangi ketika emosi kembali naik turun.

Agar lebih nyaman, coba tarik napas dalam itu dengan berbaring ataupun duduk bersandar sambil memejamkan mata. Jika keadaan memungkinkan, pasang musik instrumen yang menenangkan atau putar white noise seperti rintik hujan.

Bagikan