Berita Terkini
Busel

Dua Hari Hilang, Nelayan di Buton Selatan Belum Ditemukan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Minggu, 19 Januari 2020 23:52 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Dua Hari Hilang, Nelayan di Buton Selatan Belum Ditemukan
ilutrasi

PUBLIKSATU, BATAUGA - Seorang nelayan di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara, La Ode Samiun (76) belum juga ditemukan.

Warga Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga itu dilaporkan hilang saat melaut di perairan teluk antara Batauga dan Siompu, Jumat (17/01/2020).

"Sekedar info, bahwa hingga saat ini Minggu 19 Januari 2020 pukul 13.4 wita tim gabungan pencari korban nelayan warga Laompo belum menemukan janazah korban," rilis Dinas Kominfo Busel via WhatsApp.

Korban La Ode Samiun pada saat melaut menggunakan baju warna putih biru, celana abu-abu. Kepada masyarakat yang berada di pesisir se-Busel dan sekitar mohon kiranya dapat memantau wilayah perairan laut, untuk informasi dpt menghubungi Sekretaris Dinas Kominfo Busel, Suharuddin Singka. Cp 085240343478

Diketahui sebelumnya, Sekitar pukul 09.00 Wita, perahu dayung korban bersama peralatan mancingnya ditemukan mengapung oleh pengojek laut (Katinting) dari pulau Siompu menuju Batauga. Mendapat kabar itu istri korban dan sanak keluarga histeris langsung menuju tepi pantai.

La Ode Samiun beralamat di belakang Brimob pasar Timur memilki enam orang anak. Dan sebagian anaknya masih merantau.

Belum diketahui pasti penyebab korban hilang tersebut. Namun semua peralatan sederhana mancingnya ditemukan di dalam perahu.

Menurut istrinya Wa Ode Seha, korban keluar rumah melaut sekitar pukul 06.00 Wita, pagi, kemarin. Ia mengaku korban tak ada riwayat penyakit atau keluhan sakit. Tiap hari korban melaut di wilayah teluk Batauga untuk mancing menggunakan perahu tradisional.

“Tidak ada keluhan sakit, beliau sehat tiap hari melaut,” katanya dengan isak tangis menunggu keberadaan kabar korban saat ditemui tepi pantai pesisir depan DPRD Busel.

Keluarga korban dan warga sekitar beserta sejumlah personel BPBD Busel yang dipimpin Kepala BPBD saat itu terjun langsung mencari keberadaan korban di perairan Batauga.

Perahu korban berwarna biru lengkap dengan peralatan mancingnya masih utuh. Belum diketahui pasti penyebab korban hilang.

Proses pencarian masih berlangsung hingga berita ini dirilis. Sejumlah warga sekitar bersama BPBD, tim Sar dikerahkan mencari keberadaan korban di perairan Batauga.

Tim terpadu diterjunkan melakukan pencarian nelayan tersebut. Tim terpadu ini melibatkan personel Pos Sar Baubau, Polres Buton, Koramil Batauga, Brimob Batauga, BPBD Busel, DKP, Dinsos, dan Kominfo. Kapolres Buton AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga memimpin langsung proses penyisiran pencarian korban yang hilang.

Menurut Kapolres Buton, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, informasi dari laporan warga ada seorang nelayan memancing di perairan Batauga sekitar pukul 06.00 Wita. Korban bernama La Ode Samiun beralamat di belakang kantor Brimob Batauga, Kelurahan Lakambau.

Kata Ramos, dugaan sementara korban hilang ini dari informasi nelayan ini sudah berumur 76 tahun. Ada dugaan riwayat penyakit lambung.

“Dugaan sementara pada saat menyelam itu diduga penyakit lambung kambuh, hingga tak ditemukan lagi,” katanya. (sim/bp)

Bagikan