Berita Terkini
Sultra

Konferensi ke-22 PGRI Sultra, Gubernur Sultra Komitmen Bangun Sektor Pendidikan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 20 Januari 2020 14:01 WIB · 2 menit baca
Konferensi ke-22 PGRI Sultra, Gubernur Sultra Komitmen Bangun Sektor Pendidikan
ALI MAZI

PUBLIKSATU, KENDARI - Saat menghadiri Konferensi Provinsi yang ke-22 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sultra yang digelar di Hotel Claro, Kota Kendari.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan pemerintah Sultra telah berkomitmen membangun sektor pendidikan khususnya berusaha mengatasi persoalan kekurangan guru yang ada di Sultra, Jumat (17/1) kemarin.

"Salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam membangun sektor pendidikan berusaha mengatasi permasalahan kekurangan guru di Sultra. Dimana, sejak awal tahun 2019 lalu, Pemprov Sultra, telah mengangkat guru-guru tidak tetap menjadi guru tetap bukan PNS sebanyak 3.750 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh) orang melalui surat keputusan Gubernur Sultra," jelasnya.

Kata Ali Mazi, apalagi adanya kesadaran bersama bahwa menghadapi keterbatasan kapasitas keuangan daerah dalam mengakomodir keberadaan guru-guru tidak tetap ini. Akan tetapi, bagaimanapun juga, kita harus atasi karena keberadaan mereka menjadi kebutuhan nyata di sekolah. Dimana, pengangkatan Guru melalui SK Gubernur, akan memenuhi persyaratan bagi mereka untuk dapat memperoleh jenis-jenis tunjangan kesejahteraan lainnya yang disiapkan negara lewat APBN.

"Selain pengangkatan guru tetap non-PNS, Pemerintah Provinsi Sultra juga memberikan bantuan beasiswa kepada siswa dan mahasiswa berprestasi. Dimana, untuk kebijakan penyediaan beasiswa ini dimaksudkan untuk menunjukkan peran aktif pemerintah provinsi dalam mendorong peningkatan aksesibilitas dan mutu pendidikan peserta didik, terlebih lagi bantuan sosial seperti ini sudah menjadi indikator pemenuhan standar pelayanan minimal pemerintah daerah di bidang layanan pendidikan," imbuhnya.

Ali Mazi mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra juga memberi perhatian khusus terhadap guru di Sultra melalui pembangunan gedung atau Graha PGRI. Dimana perencanaan graha PGI telah selesai dilaksanakan pada akhir tahun 2019 dengan anggaran kurang lebih 300 juta rupiah.

"Insyaa Allah, lelang pekerjaannya telah dimulai dan pembangunannya dapat dilaksanakan di bulan Februari mendatang, dengan anggaran dua miliar rupiah. Tujuan Graha PGRI Sultra, akan menjadi tempat edukasi para guru dan pelatihan-pelatian tenaga pendidik maupun anak didik," tandasnya.

Sebelum menutup sambutannya, Ali Mazi mewakili Pemprov dan masyarakat Sultra menyampaikan terima kasih yang tulus, dan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru. Khususnya para guru yang bertugas di Sultra, atas berbagai perannya dengan penuh dedikasi dalam membangun dunia pendidikan di Sultra.

"Semoga segala upaya yang telah dilakukan secara ikhlas, dalam rangka mencerdaskan putra-putri bangsa di Sultra. Semoga melalui momentum ini, dapat terpilih jajaran kepengurusan PGRI yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk merawat, menjaga citra dan meningkatkan peran organisasi, serta nantinya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan elemen lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan daerah sultra yang kita cintai bersama," pungkasnya.(m1)