Penerima Bansos di Buton Dinilai Tidak Tepat Sasaran
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton di bawah kepemimpinan La Bakry segera membenahi data penerima program bantuan sosial (bansos). Baik berupa Program Keluarga Harapan (PKH), beras untuk warga sejahtera (rastra) ataupun bantuan pangan non-tunai (BPNT) serta bansos lainnya.
Sebab program pemerintah dalam mengentas kemiskinan itu dinilai ada yang tidak tepat sasaran.
"Bansos sudah harus kita verifikasi, libatkan seluruh staf di kelurahan di desa itu," tegas La Bakry beberapa waktu lalu.
La Bakry menjelaskan suda seharusnya data bansos dibenahi. Apa lagi ia menerima laporan bahwa ada penerima bansos kategori mampu.
"Ini ada motornya ada rumahnya. Dapat lagi PKH. Ini kasian tidak ada apa-apanya tidak dapat," ujanya.
Bupati menegaskan para kepala desa dan lurah maupun camat segera menuntaskan permasalahan ini. Ia menginstruksikan agar segera melakukan musyawarah desa maupun kelurahan.
Dalam musyawarah itu seandainya ada penerima manfaat sudah tidak layak menerima bantuan, maka dibuatkan format, berita acara, serta hadirkan BPD, tokoh masyarakat untuk membahas bahwa ia sudah tidak layak menerima bantuan. Hasil musyawarah itu lalu segera dilaporkan di Dinas Sosial untuk dimasukan dalam aplikasi yang langsung ke Kementrian.
"Itu dua berita acara harusnya. Berita acara pencoretan rapatkan bersama-sama bahwa ini dia sudah tidak berhak dapat lalu yang berikut berita acara yang berhak dapat. Sehingga waktu diupload disana dicoret masukan yang berhak dapat," ujarnya.(Cro2)