Penyaluran PBI Tidak Tepat Sasaran

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sepanjang tahun 2019 Dinas Sosial (Dinsos) Kota Baubau telah menemukan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD yang tidak tepat sasaran, sehingga dianggap dapat merugikan daerah.
Melalui Kepala Bidang Penanganan Kemiskinan Dinsos Kota Baubau, Hasruddin Mukmin mengatakan, untuk penerima PBI BPJS Kesehatan telah terjadi beberapa kesalahan.
Untuk total anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) per 2019 sekitar 58.681 jiwa, adapun yang berhasil diverifikasi 550.243 orang.
Kemudian total penghapusan 3.438 dengan rincian yang tidak ditemukan warganya 1032 jiwa, data ganda 76 jiwa, TNI, Polri dan ASN 235 orang terbayarkan, untuk yang sudah mampu 260 jiwa, meninggal dunia 492 orang dan yang pinda domisili di luar wilayah Kota Baubau 1798 orang.
"Ada penerima bantuan memiliki NIK ganda sehingga dapat bantuan dua kali, ada juga yang sudah meninggal tetapi masih berjalan bantuanya dan termaksud di dalamnya ASN ikut terima PBI ini," ungkap Hasrudin di ruang kerjanya, Selasa (20/01).
Untuk menghindari kerugian yang dialami daerah, kedepan Dinsos akan lebih teliti lagi melakukan update data valid dengan menggandeng Disdukcapil.
"Validasi data sangat penting agar menghindari hal-hal yang dapat merugikan daerah, disamping itu masyarakat yang wajib dapat tidak terzolimi," ujarnya.(p5)