Rajiun Resmikan Fasilitas Fisik DD Desa Wakoila

PUBLIKSATU, MUNA BARAT
- Bupati Muna Barat, Laode M Rajiun Tumada meresmikan fasilitas fisik Dana Desa Wakoila, Kecamatan Sawerigadi, di gedung posyandu Kamis, (23/01/2020).
Fasilitas yang bersumber dari dana desa (DD) itu terdiri dari satu unit gedung posyandu, satu unit jembatan akses ke tempat pemakaman umum (TPU), jalan sepanjang 500 m menuju lapangan sepak bola desa, rehabilitasi empat unit rumah tidak layak huni, talud satu unit, dan MCK.
Hal ini dikatakan Pelaksana Kepala Desa Wakoila, Burhanudin. Ia menuturkan selama tahun 2019, telah dibangun beberapa fasilitas desa melalui anggaran DD yang diperuntukkan bagi masyarakat Wakoila.
Ia juga menjelaskan kepada Bupati LM Rajiun Tumada, mengenai masjid tua yang ada di desa dan akan dibangun yang baru.
"Anggaran untuk pembangunan masjid dibutuhkan sekitar Rp 300-400 juta. Saat ini yang ada itu baru Rp 50 juta," keluhnya.
Pada kesempatan yang sama Camat Sawerigadi, Laode Mustakim mengatakan untuk pembangunan fisik yang bersumber dari DD di Kecamatan Sawerigadi, sudah dilakukan khususnya di Desa Wakoila.
" Kami sudah memonitoring pada sepuluh desa yang ada di Kecamatan Sawerigadi, dan pelaksanaannya sudah sesuai dengan perencanaan," kata Mustakim dalam sambutannya.
Sementara itu, Bupati Mubar LM Rajiun Tumada mengapresiasi Pemerintah Desa Wakoila yang dinakodai Burhanudin,
Menurutnya, hal itu merupakan sebuah keberhasilan bagi seorang pelaksana kepala desa. Dimana pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Jadi masyarakat harus membuka diri terhadap apa yang dibangun oleh pemerintah. Ini juga untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Wakoila," ungkap Rajiun.
Rajiun membeberkan, disekitaran Desa Wakoila akan dibangun pasar sentral dan terminal untuk Kabupaten Mubar.
" Pusatnya itu, ada disekitaran sini antara Desa Kampobalano, Lombu Jaya dan Wakoila," jelasnya.
Mengenai anggaran pembangunan mesjid Desa Wakoila, Bupati Mubar Rajiun merespon cepat apa yang disampaikan oleh Plt Kades Wakoila. Ia berjanji akan menurunkan anggaran sekitar Rp 50 juta.
"Ini merupakan prioritas kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan, dimana hal ini sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati Mubar," pungkasnya. (PO4)