Seminggu Belum Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Buton Selatan Ditutup

PUBLIKSATU, BATAUGA - Seorang nelayan hilang di Buton Selatan (Busel), La Ode Samiun (76) belum juga ditemukan. Terhitung pencarian sudah dilakukan selama tujuh hari dan ditutup hari ini, Kamis (23/01/2020).
Warga Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga itu dilaporkan hilang saat melaut di perairan teluk antara Batauga dan Siompu, Jumat (17/01/2020).
"Pencarian ditutup hari ini," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Busel, Muhammad Thahir saat ditemui di ruangannya.
Selama sepekan, tim terpadu sudah diterjunkan melakukan pencarian nelayan tersebut. Tim terpadu ini melibatkan personel Pos Sar Baubau, Polres Buton, Koramil Batauga, Brimob Batauga, BPBD Busel, DKP, Dinsos, dan Kominfo. Kapolres Buton AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga memimpin langsung proses penyisiran pencarian korban yang hilang.
Diketahui, korban La Ode Samiun pada saat melaut menggunakan baju warna putih biru, celana abu-abu. Kepada masyarakat yang berada di pesisir se-Busel dan sekitar mohon kiranya dapat memantau wilayah perairan laut.
Sekitar pukul 09.00 Wita, perahu dayung korban bersama peralatan mancingnya ditemukan mengapung oleh pengojek laut (Katinting) dari pulau Siompu menuju Batauga. Mendapat kabar itu istri korban dan sanak keluarga histeris langsung menuju tepi pantai.
La Ode Samiun beralamat di belakang Brimob pasar Timur memilki enam orang anak. Dan sebagian anaknya masih merantau.
Belum diketahui pasti penyebab korban hilang tersebut. Namun semua peralatan sederhana mancingnya ditemukan di dalam perahu.
Menurut istrinya Wa Ode Seha, saat itu korban keluar rumah melaut sekitar pukul 06.00 Wita, pagi, kemarin. Ia mengaku korban tak ada riwayat penyakit atau keluhan sakit. Tiap hari korban melaut di wilayah teluk Batauga untuk mancing menggunakan perahu tradisional.
“Tidak ada keluhan sakit, beliau sehat tiap hari melaut,” katanya dengan isak tangis menunggu keberadaan kabar korban saat ditemui tepi pantai pesisir depan DPRD Busel.
Perahu korban berwarna biru lengkap dengan peralatan mancingnya masih utuh. Belum diketahui pasti penyebab korban hilang.
Namun diduga pada saat menyelam korban La Ode Samiun kambuh penyakit lambungnya. (sim)