Berita Terkini
Buton

Program Tak Sampai ke Masyarakat, La Bakry: Bikin Saya Pusing

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 24 Januari 2020 19:10 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Program Tak Sampai ke Masyarakat, La Bakry: Bikin Saya Pusing
Bupati Buton, La Bakry

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati, La Bakry menyindir komitmen dan kemampuan kerja perangkat daerah Kabupaten Buton dalam menjalankan tugas dan fungsi kepada masyarakat.

Bupati bercerita, dahulu ia pernah melakukan pendekatan kepada Menteri Pertanian untuk Kabupaten Buton dapat diberikan bantuan bibit jagung.

Pendekatan itu membuahkan hasil. Permintaaannya mendapatkan persetujuan. Ia lantas memerintahkan perangkatnya untuk mempersiapkan persyaratan bantuan bibit kapasitas 4 ribu hektar.

Meskipun ia telah membahas bersama perangkat terkait, ternyata program itu tidak sampai ke tangan masyarakat.

"Dulu saya bahas Jagung. Ada camat, ada kepala desa. Setelah saya turun ke masyarakat saya tanya. Bagaimana jagung. Belum pak belum diberi tahu," ujar La Bakry saat rapat kerja bersama kepala desa, lurah dan camat serta sejumlah kadis di aula kantor Bupati Buton beberapa waktu lalu.

"Saya sudah bicara dengan Menteri Pertanian. 4000 hektar. Jagung dikasih. Bibit gratis. Pupuknya gratis," imbuhnya.

Lanjut, Bupati menjelaskan dahulu program jagung itu semua ditanggung pemerintah. Mulai dari bibit, pupuk maupun biaya lainnya yang disalurkan melalui kelompok tani dan gapoktan.

"Hanya dulu kelompok tani dan gapoktan supaya di kirim rekening. Kalau dia tanam satu hektar. Nanti dikasih rupiah, uangnya dikasih," ujarnya.

"Bayangkan pemerintah mau kasih begitu. Bibitnya dikasih. Tidak masuk kemasyarakat. Itu yang bikin saya pusing," tegasnya.

La Bakry menyayangkan hal itu, apa lagi ia telah telah berkomunikasi bersama mentri. Selian itu, ia juga mengaku hingga saat ini ia tak pernah mendapatkan undangan untuk memanen bantuan jagung itu. (Cro2)

Bagikan