SD Ditargetkan Gelar UNBK
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Tahun 2020 mendatang, Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan menargetkan seluruh sekolah dasar (SD) akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Meskipun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mewacanakan menghapus ujian nasional. Namun tak menjadi halangan bagi Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan UNBK tahun 2020.
Kadis Pendidikan Busel La Makiki memiliki alasan tersendiri soal mewajibkan seluruh sekolah tingkat SD di Busel untuk menggelar ujian sistem komputerisasi atau berbasis komputer tersebut.
Ia mengharapkan seluruh SDM Busel makin berkualitas dan bisa bersaing bahkan menjadi contoh. Meskipun kualitas pendidikan tak harus diukur dari penguasaan teknologi informasi. Namun generasi muda yang dimulai dari tingkat SD harus mengenal sistem teknologi informasi sejak dini.
"Kita harus mengenalkan mereka sedini mungkin teknologi informasi. Apalagi mohon maaf saudara-saudara kita anak didik kita yang ada dipelosok sebagian masih gaptek tak memiliki komputer atau laptop dirumah, " katanya.
Menurutnya, karena kedepan persaingan dunia teknologi positif semakin bebas. Jika tak dikendalikan sejak dini diperkenalkan maka generasi muda akan ketinggalan.
"Kedepan semua pendidikan kita akan berbasis teknologi informasi. Mau tidak mau, suka tidak suka kita akan kearah itu. Olehnya itu kami di Dinas Pendidikan di daerah ini menyiapkan diri untuk hal itu kepada generasi, " ujarnya.
Putra Siompu Barat ini mengharapkan seluruh generasi muda di Busel semakin berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berdaya saing. Pendidikan itu nomor satu. Olehnya itu ia mengharapkan kepada generasi muda untuk terus belajar dan giat belajar.
Sebelumnya tahun 2018 lalu empat SMP sukses menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Dinas Pendidikan Busel menargetkan 29 atau seluruh SMP di Busel serentak bisa menggelar UNBK tahun 2019 ini. Di tambah 10 Sekolah tingkat Sekolah Dasar menggelar UNBK tahun 2019 lalu.
Dinas Pendidikan Busel menargetkan tahun 2020 mendatang seluruh SD Mensukseskan UNBK.
Ia menjaminkan sebagai instansi teknis yang memiliki kewenangan soal pendidikan memberikan jaminan pelaksanaan UNBK sistem online digelar secara serentak bisa sukses. Karena itu sejak dini ia sudah memacu seluruh Kasek dan guru menyiapkan hal itu memberikan bimbingan serta mensosialisasikan hal ini kepada siswa.
Kadis Pendidikan Busel, Drs La Makiki MPd mengaku saat ini persiapan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan UNBK sementara dipersiapkan di seluruh sekolah di Busel. Pihaknya juga berupaya memaksimalkan pelaksanaan UNBK berjalan sukses.
“Dunia birokrasi maupun swasta semua sudah berbasis aplikasi teknologi. Apalagi tes CPNS maupun lamaran pekerjaan lain sudah berbasis komputer, makanya sejak saat ini kita siapkan generasi kita untuk berkompetisi,” ujarnya kepada Buton Pos, Rabu (17/12).
Ia menjelaskan, saat ini yang sementara dipersiapkan adalah infrastruktur jaringan dan komputer. Untuk beberapa sekolah saat ini tengah melakukan pengadaan dan penambahan fasilitas laptop atau komputer untuk sarana pelaksanaan UNBK.
Untuk jaringan internet sementara dibangun jaringan tower Internet di Kecamatan Siompu, Siompu Barat dan Kadatua. Sedangkan di wilayah Sampolawa dan Lapandewa sudah membaik kualitas jaringannya, begitupun di ibu kota Busel, Batauga. Minus Batuatas yang masih terkendala. Namun pihaknya masih mengupayakan bantuan internet dari pemerintah pusat.
Mantan Kepala Balitbang Busel ini menambahkan, pembangunan suatu daerah itu bukan hanya dari sisi infrastruktur saja. Namun peningkatan pembangunan kualitas SDM itu juga merupakan bagian pembangunan yang menjadi skala prioritas untuk dimaksimalkan dan digenjot.
Lebih lanjut dia, pembangunan kualitas pendidikan di Busel kedepan menjadi tanggung jawab untuk ditingkatan kualitasnya. Karena itu, ia membutuhkan kerja sama semua elemen masyarakat khususnya para generasi untuk terus giat belajar dan mengasah diri. (aga)