Berita Terkini
Buton

Umar Samiun: Saya Tidak Merugikan Keuangan Negara

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 1 Februari 2020 13:59 WIB · 2 menit baca
Umar Samiun: Saya Tidak Merugikan Keuangan Negara
Samsu Umar Abdul Samiun saat berpidato di hadapan ribuan massa di Desa Ambuau Indah Kecamatan Lasalimu Selatan

PUBLIKSATU, BUTON - Seperti yang dijanjikan sebelumnya, setelah bebasnya dari Rutan Sukamiskin 27 Januari, Samsu Umar Abdul Samiun akan turun ke semua desa. Kemarin dimulai kunjungannya di Desa Ambuau Indah di Kecamatan Lasalimu Selatan, bersamaan dengan acara pelantikan Pengurus Karang Taruna Buton 2019-2024.

Di hadapan ribuan massa, Umar Samiun -sapaan akrab, Samsu Umar Abdul Samiun mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Buton. Karena mereka telah mendukung dan memenangkan Oemar-Bakrie di periode kedua kalinya 2017/2022.

Dia mengakui ucapan terima kasih itu baru pertama dilakukan. Pasalnya, sebelum Pemilukada Buton, dia telah dijadikan tersangka dan ditahan KPK. Hingga tiga tahun dan baru tiba di tanah Buton 30 Januari lalu.

"Salam bagi kita semua untuk orang tua, kakak, adik, saudara saya di Lasalimu Selatan. Pertama saya ingin mengulangi kembali ucapan terima kasih dan syukur yang mendalam yang telah mendukung Oemar-Bakrie untuk periode kedua," kata Umar Samiun dengan nada merendah.

Kendatipun sudah pernah berstatus narapidana, Umar Samiun tidak merasa malu. Malah dia merasa bangga. Karena dia ditahan bukan karena uang korupsi.

"Saya tidak merugikan kerugian negara dan daerah. Saya akan maju terus untuk kemajuan daerah. Saya hanya bengkok sedikit saja, dan Alhamdulillah lurus kembali," tukasnya dan disambut dengan tepukan yang meriah dari ribuan massa yang hadir.

Selain itu, dia juga menyinggung pemekaran Provinsi Kepulauan Buton dari Sultra. Menurutnya semua persyaratan yang dimintakan sesuai UU telah memenuhi persyaratan. DPR RI dan DPD RI telah menyetujuinya. Tinggal pemerintah dengan moratoriumnya.

"Untuk itu, dalam waktu dekat kita formulasikan solusinya. Saya juga akan berusaha bertemu Pak Presiden membicarakan ini. Mudah-mudahan apa yang kita cita-citakan terbentukan Provinsi Kepulauan Buton dapat terealisasi dengan cepat," pungkasnya.

Sementara itu Bupati Buton, La Bakry mengatakan selama kepemimpinan Umar Samiun dan dia pada priode pertamanya telah membangun di semua lini. Utamanya di infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, dan menjadikan budaya terdepan. Di periode keduanya dia dan Wabup Iis Elianti tinggal melanjutkan program sebelumnya.

Pada kesempatan itu juga Bupati Buton melantik pengurus Karang Taruna Buton. Pengurus yang dilantik di ketuai Nanang La Kaungge dan sekretaris, Rudini Ncea.

Acara itu ditutup dengan dukungan dari pengurus Karang Taruna Buton dan Buton Selatan untuk pemekaran Kepton.

Hadir dalam acara itu, Wabu Buton, Iis Elianti, Ketua DPRD Buton, Hariasi, Kapolres Buton, yang mewakili Kejari Negeri Pasarwajo, Ketua TP PKK Buton, Wakil Ketua DPRD Buton, La Ode Rafiun, dan para undangan lainnya. (mal)