Berita Terkini
Sultra

Soal Dugaan Pungli di Pelabuhan Amolengo, Kasi Op: Itu Tidak Terjadi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 3 Februari 2020 14:48 WIB · 2 menit baca
Soal Dugaan Pungli di Pelabuhan Amolengo, Kasi Op: Itu Tidak Terjadi
Indrawan

PUBLIKSATU.CO, KONSEL - Kepala Seksi Operasional (Kasi OP) Dishub Sultra, Indrawan membantah ada pungutan liar (Pungli) di Pelabuhan Penyeberangan Amolengo. Saat ditemui, Jumat (31/1) Indrawan meyakinkan tidak benar pihak Dishub melakukan Pungli.

Menurutnya, instansi yang mengelola Pelabuhan Amolengo ada tiga isntansi. Karena itu, kata dia, sangat tidak tepat kalau dugaan Pungli itu dialamatkan pada Dinas Perhubungan.

"Perlu diketahui, di pelabuhan ada tiga pihak pengelola. Pertama Syahbandar yang bertanggung jawab di wilaya laut, kedua ASDP bertanggungjawab di bagian kapal, dan tarakhir kami dalam hal ini Dishub bertanggung jawab dibagian darat, mulai dari terminal sampai pemngangkutan kendaraan di atas kapal," jelas Indra saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Usai mendapatkan kabar miring tersebut, pihak Dishub langsung saja melakukan konfirmasi kepada instansi terkait apakah aktifitas pungli benar atau tidak terjadi di Pelabuhan Penyebrangan Amolengo-Labuan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Dari hasil koordinasi dengan pihak Syahbandar dibenarkan bahwa sebelumnya pada tanggal 20 Januari yang lalu ada kapal nelayan meminta surat izin berlayar kepada Syahbandar sebagai pihak yang bertanggung jawab disisi laut.

"Namun sejauh ini mengenai transaksi yang terjadi sebagaimana dipemberitaan, kami belum mendapatkan informasi pasti tentang aktifitas pungli itu," terangnya.

Ramai dimuat di beberap media, baik media cetak maupun online seketika itu Kepala Dinas Perhubungan Dr Hado Hasina memerintahkan kepada penanggungjawab Pelabuhan Penyebrangan Amolengo-Labuan agar meningkatkan pengamanan.

"Antisipasinya berupa mengingatkan kepada anggota bahwa tidak ada pungutan di luar dari loket. Hal itu diperketat usai kepala UPTD dipanggil pimpinan kami," tukasnya. (p5)