Berita Terkini
Nasional

SBY Keliru Kalau Jadi Komandan Oposisi

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Rabu, 5 Februari 2020 13:11 WIB · 1 menit baca
Bagikan
SBY Keliru Kalau Jadi Komandan Oposisi

PUBLIKSATU, Skandal Jiwasraya yang kini bergulir di panitia kerja (Panja) DPR RI seakan menjadi 'panggung' tersendiri bagi Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam pernyataannya, SBY terlihat sangat vokal dengan salah satu permintaannya adalah pengusutan dugaan korupsi Jiwasraya untuk kepentingan politik.

Tak pelak, sikap presiden ke-6 RI ini pun membuat publik menyarankan agar SBY mengisi kekosongan oposisi yang perannya belum terlihat.

Namun demikian, Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe berpandangan, penyematan komandan oposisi kepada SBY tak tepat.

"Di Indonesia kan tidak kenal namanya oposisi, yang ada adalah kelompok di luar pemerintahan bila mereka tidak masuk kabinet," kata Ramses kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/2).

Selain tak ada istilah oposisi, kekuatan partai politik di luar pemerintahan Jokowi-Maruf juga belum mendukung untuk mendobrak beragam kebijakan pemerintan periode 2019-2024.

"Dorongan itu (oposisi) kurang tepat, jumlah partai di luar pemerintahkan enggak seberapa. Jauh lebih tepat membiarkan partai-partai itu bersikap kritis terhadap pemerintah," demikian Ramses. (rmol)

Bagikan