Berita Terkini
Busel

Sejumlah Rumah di Laompo Terendam Banjir

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 19 Februari 2020 13:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Sejumlah Rumah di Laompo Terendam Banjir
Sejumlah rumah di Laompo terendam banjir

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Sejumlah rumah di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga terendam banjir, Selasa (18/2) dini hari. Banjir ini sudah menjadi langganan terjadi jika intensitas curah hujan meningkat.

Laompo yang merupakan sentra Ibu Kota Kabupaten Buton Selatan (Busel) merupakan daerah dataran rendah. Selain itu dibeberapa titik sejumlah fasilitas drainase belum memadai di wilayah tersebut. Juga diduga drainase yang ada tersumbat sampah sehingga menghalangi aliran air.

"Sudah sering banjir kalau Laompo mungkin karena dataran rendah, juga ada sampah batang kayu yang tersembat didrainase baru. Selain itu kami berharap ada kelanjutan pembangunan drainase yang sebelumnya sudah terbangun. Kalau tidak tetap banjir terus," imbuh salah seorang pemuda warga Kelurahan Laompo Syahbuddin dikonfirmasi media ini, Selasa (18/2).

Sejumlah warga berharap Pemkab Busel melanjutkan penataan proyek pembangunan drainase di wilayah ibukota. Sebab diwilayah belakang pemukiman warga Laompo ada sungai kecil. Harapan pembuatan drainase ini menjadi sangat prioritas karena jika musim hujan wilayah dataran rendah di Kelurahan Laompo langganan banjir.

"Harapan kami warga Laompo, itu drainase yang ada di Laompo tolong dilanjutkan lagi pembangunanya. Sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Kasian kan warga harus bangun subuh untuk mengamankan barang ke tempat yang lebih tinggi," katanya.

Wilayah yang menjadi titik langganan banjir diantaranya lingkungan Laompo, Laompo I dan Konde. Sejumlah warga was-was jika sudah musim hujan tiba. Seperti yang terjadi Selasa (18/2) dini hari.

Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir hingga mendekati lutut orang dewasa untuk rumah yang dataran rendah. Mereka terpaksa menyelematkan barang berharga ditempat yang aman dari genangan air yang masuk hingga kedalam rumah.

Sementara itu sebelumnya, Kepala BPBD Busel Drs Zamaluddin mengaku BPBD Busel siap siaga melakukan penanggulan bencana. BPBD juga selalu mengupdate informasi prakiraan cuaca tiap hari dari BMKG kemudian dilanjutkan ke petugas BPBD di tiap kecamatan.

Dibeberapa titik di kecamatan Sampolawa dan Batauga merupakan daerah rawan bencana di Busel. Untuk di Sampolawa rawan bencana banjir dan tanah longsor. Sedangkan di Batauga merupakan daerah rawan banjir.

BPBD juga berharap kepada warga agar tidak melakukan perbuatan merusak lingkungan seperti membuang sampah sembarangan dan penebangan pohon di hutan. (aga)

Bagikan