Berita Terkini
Busel

Program Desa Digital di Buton Selatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 26 Februari 2020 22:02 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Program Desa Digital di Buton Selatan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Buton Selatan, Muhammad Thahir. (Foto:IST)

PUBLIKSATU, BATAUGA - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana akan menerapkan desa digital. Hal ini untuk membuka akses informasi terkait laporan penggunaan dana desa ataupun program pembangunan serta pemberdayaan desa.

Rencananya program tersebut akan diberlakukan satu desa/kelurahan pada 7 kecamatan yang ada di Busel.

"Ini untuk Memberikan informasi yang cepat dan akurat dalam memberikan laporan kepada pemerintah kabupaten. Juga bisa memudahkan aparatur pemerintah desa dalam laporan penggunaan dana desa," kata Kadis Kominfo Busel, Muhammad Thahir kepada Publikatu.com, Rabu (26/02/2020).

"Dalam satu kecamatan kita mau jadikan satu desa percontohan," sambungnya.

Lebih lanjut mantan Camat Siompu ini mengungkapkan, pihaknya akan segera mengusulkan hal tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI dalam waktu dekat ini.

Lokasi program desa digital tersebut akan dipasang di tujuh desa/kelurahan di Buton Selatan yakni, Kelurahan Busoa, Desa Katilombu, Desa Gaya Baru, Desa Tongali, Desa Molona dan Desa Batuatas Timur.

"Rencana kami segera usulkan di Kemenkominfo sekitar bulan Maret ini," pungkasnya.

Diketahui salah satu masalah krusial di pedesaan adalah keterbatasan sarana komunikasi berbasis digital. Itu tak lepas dari sulitnya medan serta jarak satu desa ke tempat lainnya.

Misalnya saja terkait konektivitas selular. Hingga kini, hanya beberapa operator yang mampu menjangkau desa-desa pelosok. Padahal, ketika penduduk desa mendapat akses informasi yang cepat, maka hal ini bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sana.

Berangkat dari hal itu seperti dilansir Jawapos.com, Vihanna Networks Limited (VNL), penyedia peralatan dan telekomunikasi berbasis asal India, memperkenalkan teknologi komunikasi digital untuk wilayah pedesaan. Mereka diketahui sudah membuat program Desa Digital, yang bertujuan mengkoneksikan desa-desa terpencil dan terluar, agar bisa terkoneksi.

Direktur Pengembangan Bisnis Vihaan Networks Ltd, Karun Kapil mengatakan, Desa Digital bertujuan untuk memberikan pertumbuhan ICT (Information and Communication Technology) dengan menghadirkan konektivitas selular ke wilayah yang sulit dijangkau.

Karun mengatakan, sama seperti negara-negara berkembang lainnya, ada ribuan desa di Indonesia yang masih kesulitan dalam menyediakan jaringan telekomunikasi bagi warganya. (sim)

Bagikan