Berita Terkini
Sultra

Ali Mazi: HMI Merupakan Kekuatan Moral, Kontrol Sosial, dan Agen Perubahan dalam Pembangunan Nasional

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 3 Maret 2020 15:56 WIB · 2 menit baca
Ali Mazi: HMI Merupakan Kekuatan Moral, Kontrol Sosial, dan Agen Perubahan dalam Pembangunan Nasional

PUBLIKSATU, KENDARI - Dalam membuka Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXII di salah satu hotel di Kota Kendari, Gubernur Sultra, H Ali Mazi SH mengatakan HMI merupakan kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Menurutnya HMI sebagai perwujudan dari fungsi, peran, karakteristik, dan kedudukannya yang sangat strategis dalam pembangunan nasional.

"Sebagai gubernur, saya sangat menyambut baik dan pelaksanaan Kongres HMI, apalagi buat saya secara pribiadi, sebagai salah satu kader yang pernah ditempah dan tumbuh dalam organisasi ini merasakan betul makna kongres ini. Dimana HMI sebagai organisasi pengkaderan dan perjuangan, memiliki rekam jejak panjang dalam mempertahankan komitmen keislaman dan keindonesiaan," imbuhnya.

Lanjut Ali Mazi, sebagai sebuah organisasi mahasiswa terbesar dan ternama, HMI telah memberi warna cerah pascaberdirinya republik tercinta. HMI, telah melahirkan banyak tokoh-tokoh nasional dan berkiprah di berbagai ragam profesi. Mulai dari pemerintahan, akademisi, aparat penegak hukum, praktisi, politisi, pengusaha, media, aktivis dan lain-lain yang sangat berkontribusi terhadap panggung perjalanan republik ini.

"Bahkan kita menyaksikan HMI, telah melahirkan banyak tokoh nasional yang pernah memimpin lembaga-lembaga negara. Eksistensi HMI sebagai wadah berhimpunannya para kaum intelektual muda, telah membentuk kadernya dengan berbagai pemahaman terhadap posisi dan potensi generasi muda bangsa. Terutama dalam memainkan peran penting, yakni peran kebangsaan sesuai dengan ideologi pancasila dan amanat konstitusi uud 1945, dan yang tidak kalah penting adalah peran keumatan berlandaskan pada nilai-nilai islam," jelasnya.

Sambung Ali Mazi, jika di awal berdirinya hingga sebelum era reformasi, HMI berkiprah dalam mengawal pergerakan bangsa setelah kemerdekaan. Akan tetapi dimasa kini dan kedepan, bagaimana peran mahasiswa yang tergabung dalam HMI menjadi garda terdepan dalam proses pembaruan, dan pembangunan bangsa.

"Kader HMI mempunyai tanggung jawab dan peran strategis, di segala dimensi pembangunan ditengah dinamika dan perkembangan masyarakat dalam era revolusi industri 4.0 saat ini. Dengan demikian, kader HMI yang secara kuantitas jumlahnya cukup besar merupakan lahan subur untuk dibina dan dikembangkan menjadi generasi penerus cita-cita luhur bangsa di masa kini dan masa yang akan datang," tegasnya.

Tambahnya, apalagi sebagaimana diketahui bahwa mulai tahun 2020 ini sampai 2035, Indonesia akan menikmati era bonus demografi. Dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia pada periode itu sebesar 297 juta jiwa.