Nasional

Mengeluh Batuk, Satu ABK Diamond Princess Masih Ditahan Di Kapal Lepas Pantai Pulau Sebaru

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Kamis, 5 Maret 2020 01:27 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Mengeluh Batuk, Satu ABK Diamond Princess Masih Ditahan Di Kapal Lepas Pantai Pulau Sebaru

PUBLIKSATU - Sebanyak 69 anak buah kapal (ABK) Diamond Princess yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) akan dikarantina hari ini. Namun, dalam proses pemeriksaaan sebelumnya, terdapat satu ABK yang menunjukkan indikasi terserang virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Rabu (4/3).

"Masih ada satu yang kami tahan di kapal. Karena beberapa hari lalu dia ngeluh batuk," ucapnya kepada awak media di lokasi.

Oleh karena itu, lanjut Achmad Yurianto, tim penanganan virus corona dari Kementerian Kesehatan akan mengambil kembali spesimen dari satu orang ABK yang dimaksud tersebut.

"Mudah-mudahan semuanya oke. Besok paling tidak kami bisa clear semua dan itu tidak ada masalah karena kapal itu ada di lepas pantainya Pulau Sebaru. Sehingga kami lihat-lihatan dengan mereka tidak masalah," jelas Achmad Yurianto.

Meski demikian, Yurianto memastikan bahwa sisa ABK Diamond Princess, yakni sebanyak 68 orang dalam keadaan sehat. Terlebih lagi, tidak menunjukkan tanda-tanda terpapar virus dari Wuhan, China ini.

"Sejauh ini keseluruhan tidak ada keluhan terkait related Covid-19. Tidak ada panas dan sebagainya, hanya memang namanya di kapal senyaman-nyamannya masih lebih nyaman di Pulau," ucap Achmad Yurianto.

Bagikan