Nasional

Jangan Paksakan Omnibus Law Di Tengah Wabah Virus Corona, Gerindra: Nyawa Rakyat Jauh Lebih Penting

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 15 Maret 2020 17:10 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Jangan Paksakan Omnibus Law Di Tengah Wabah Virus Corona, Gerindra: Nyawa Rakyat Jauh Lebih Penting

PUBLIKSATU - Perhatian dan konsentrasi rakyat Indonesia saat ini tengah diuji. Karena selain fokus dan waspada terhadap penyebaran corona, ada 'ancaman' lain yang tak kalah membahayakan. Yaitu, ketok palu DPR RI soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

Wabah corona di Indonesia memang sudah tidak bisa dianggap sepele. Korban jiwa pun sudah mulai berjatuhan. Bahkan, pejabat tinggi negara jadi salah satu orang yang dinyatakan positif corona.

Karena itu, Arief Poyuono menilai rakyat Indonesia sekarang harus konsentrasi atasi virus Corona. Terutama setelah salah satu menteri yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah positif terjangkit.

Arief menegaskan, kini saatnya semua elemen masyarakat bersatu padu untuk mengatasi dan mencegah virus Corona.

"Nah DPR RI sebaiknya jangan rapat lagi sementara bahas Omnibus Law. Karena mungkin di gedung DPR juga tidak steril dari virus corona," ujar Wakil Ketua Umum DPP Gerindra ini, Sabtu (14/3).

"Dan semua perhatian tertuju pada penyebaran corona, tahu-tahu DPR RI mengetok UU Omnibus Law Ciptaker yang akan buat sengsara kaum pekerja dan masyarakat," imbuhnya.

Arief pun meminta kaum buruh, mahasiswa, dan masyarakat jangan lengah. Karena DPR mungkin saja menggunakan momen ribut-ribut mengatasi dan mencegah virus corona lalu meloloskan RUU Omnibus Law.

Bagikan