Baubau

Dewan Sidak Corona, RSUD Minim Ruangan, Pelabuhan Tanpa Thermal Scanner

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 17 Maret 2020 14:24 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dewan Sidak Corona, RSUD Minim Ruangan, Pelabuhan Tanpa Thermal Scanner
PANTAU: Anggota DPRD Baubau memantau petugas Bandara Betoambari mengarahkan thermal gun ke mata penumpang. FOTO: TEXANDI/BUTON POS

PUBLIKSATU, BAUBAU - Sejumlah anggota DPRD melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di RSUD Baubau, Pelabuhan Murhum dan Bandara Betoambari, Senin (16/3). Sidak ini untuk memastikan strategi pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona.

"Hari ini (kemarin, red) kami melaksanakan Sidak ke beberapa lokasi terkait bagaimana penanganan awal Covid-19 ini. Lokasi pertama di RSUD Palagimata, kemudian Pelabuhan Murhum dan terakhir Bandara Betoambari," jelas Ketua DPRD Baubau, Zahari dikonfirmasi di Bandara Betoambari.

Di RSUD Baubau, kata dia, pihaknya mengecek kesiapan fasilitas seperti sanitizer atau cairan pembersih, masker dan ruang isolasi sementara bagi pasien yang terindikasi terjangkit Covid-19. Pihaknya juga menganggap dua ruangan isolasi terpisah dari ruang perawatan lain sudah memenuhi standar.

"Hanya saja kami merasa dua ruangan itu masih kurang. Makanya kami mendorong dua ruangan yang di depannya juga disiapkan untuk jadi ruang isolasi," ujar Ketua DPD Partai Golkar Baubau ini.

Kemudian, ungkap dia, pihaknya mendorong otoritas Pelabuhan Murhum untuk segera memasang thermal scanner atau alat pendeteksi suhu tubuh. "Kalau memang belum bisa dipasang, saya kira untuk sementara alat kecil (thermal gun) seperti Bandara Betoambari ini," imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Baubau, Acep Sulfan memuji upaya yang dilakukan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) dan Pelni Baubau dalam mencegah masuknya virus Corona. "Kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan mereka," tutur Ketua Fraksi Gerindra-Sejahtera ini yang ikut melakukan Sidak.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Baubau, Pradigdo mengakui pelabuhan Murhum memang belum dipasangi thermal scanner. Namun, pihaknya sudah bersurat ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari agar alat itu secepatnya dipasang.

Bagikan