Kata Syahrul, Pemprov Sultra Harus Pastikan Harga dan Stok Sembako Aman di Tengah Pandemi Covid- 19

PUBLIKSATU - Wabah virus Corona atau Covid-19 yang kini tengah merambah Indonesia, kini kasusnya terus bertambah. Di Sulawesi Tenggara (Sultra) terhitung sudah ribuan orang yang masuk dalam pantauan (ODP), bahkan sudah tiga orang dinyatakan positif Corona.
Untuk mengatasi virus tersebut banyak negara sudah melakukan lock down. Di Indonesia meski belum memutuskan untuk mengambil langkah penguncian total tersebut, namun sudah menerapkan social distancing untuk menghindari kerumunan orang agar penyebaran Corona tidak meluas.
Hal ini diyakini bisa berdampak pada laju perputaran ekonomi. Masyarakat diminta untuk melakukan sesuatunya dari rumah sampai semua sudah kondusif akan serangan pandemi global tersebut.
Hal itu juga tak luput dari perhatian Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Syahrul Said.
Kendati ia setuju dengan semua kebijakan yang diambil pemerintah, namun wakil rakyat utusan Buton kepulauan itu khawatir dengan kesiapan sembilan bahan pokok (sembako) untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara agar menjamin harga sembako tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan drastis. Pemerintah harus menyiapkan langkah antisipatif mengatasi kelangkaan stok yang bisa terjadi kapan saja akibat virus Corona yang kini berkecamuk di tengah masyarakat.
Juga termasuk mencegah penimbunan sembako oleh oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan lebih dalam kondisi genting sekarang ini. Apalagi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2020 ini.