Baubau

Noor Gemilang Siradja : Jalur masuk untuk penumpang di baubau harus ditutup

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Sabtu, 28 Maret 2020 19:53 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Noor Gemilang Siradja : Jalur masuk untuk penumpang di baubau harus ditutup
Noor Gemilang Siradja Anggota DPRD Kota Baubau

PUBLIKSATU, Virus corona atau yang disebut covid-19 semakin mewabah di Indonesia, tidak terkecuali Sultra, lebih khusus Kota Baubau.

Jumlah ODP dan PDP kian bertambah seiring berjalannya waktu.

Menanggapi hal itu, Noor Gemilang Siradja Anggota DPRD Kota Baubau menuturkan jumlah ODP dan PDP kian bertambah disebabkan jumlah mobilitas orang masuk ke baubau tidak dibatasi.

"Kita adalah daerah transit yang masuk jalur pelayaran nasional, baik orang maupun barang. Orang orang yang dari luar daerah atau dari daerah red zone tiap hari melalui jalur darat, udara maupun laut kian bertambah, itulah sebenarnya angka ODP kita meningkat tajam".

"Pemerintah harus berani mengambil langkah tegas seperti yang sudah dilakukan beberapa daerah untuk menekan mobilitas orang di baubau. Himbauan saja tidak cukup, kita harus kunci jalur masuk untuk angkutan orang, baik pelabuhan, bandara maupun jalur darat. Untuk pengangkut barang, kita biarkan masuk demi menjaga stabilitas harga". Lanjut pria 26 tahun itu.

Dengan begitu, kita bisa menekan laju sebaran virus Corona. Kita tinggal fokus pada jumlah ODP dan PDP yang sudah ada. Lalu pemerintah juga harus mengawasi harga pasar agar tidak dimonopoli oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Sebaik apapun kemampuan medis di daerah kita, jika pasien makin bertambah, pada akhirnya akan sia sia. Memang untuk mengambil langkah ini akan bertentangan dengan aturan. Tetapi Jika tidak dilakukan, Pada akhirnya nanti kita akan diperhadapkan pada situasi siapa yang akan diselamatkan, siapa yang tidak jika, angka ODP dan PDP makin meningkat tajam.

Pria yang akrab disapa gilang ini juga menambahkan dengan ditetapkannya RSUD Baubau sebagai RS Rujukan untuk PDP, segala sesuatunya harus dipastikan siap. Mulai dari APD, insentif, sampai kepada nutrisi serta perhatian yang serius dari pemerintah. Tutupnya

Bagikan