Berita Terkini
Busel

Persiapan Stok Beras Busel Jelang Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 2 April 2020 21:50 WIB · 2 menit baca
Persiapan Stok Beras Busel Jelang Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

PUBLIKSATU - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton Selatan (Busel) memastikan kesiapan stok beras aman hingga selesai bulan suci Ramadan sekitar 100 ton. Saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar.

"Beberapa hari yang lalu ada pertemuan TPID terkait sejumlah kesiapan Bulog, dan memang sudah ada kesiapannya untuk Buton, Buton Selatan termasuk Baubau. Mereka sudah siapkan sekitar 500 ton. Untuk Busel persiapannya sekitar 100 ton. Dan angka itu dipastikan bisa terpenuhi hingga selesai Ramadan," kata Sekretaris TPID Busel, La Ode Mpute kepada Publiksatu.co di kantor Sekretariat Daerah Busel, kemarin.

Kendati demikian, La Ode Mpute mengungkapkan saat ini harga sembako di pasar mulai meningkat. Misalnya seperti harga beras di perdagangan umum sebelumnya sekitar Rp 400 ribu kini mencapai Rp 600 ribu per 50 Kg.

"Buton Selatan masuk pemantauan harga sembako di pasar itu mulai terasa. Harga beras di perdagangan umum mencapai 600 ribu satu karung 50Kg khusus di Kadatua, bahkan sudah terjadi di pusat Ibukota," ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan harga ini merupakan dampak dari panic buying atau kepanikan masyarakat di tengah wabah Covid-19 yang kini sudah merambah sampai ke Sulawesi Tenggara (Sultra).

Olehnya itu pihaknya tetap melakukan pengendalian harga, bekerjasama dengan pihak Bulog akan melakukan operasi pasar. Selain itu pihaknya juga berencana akan membuka pasar murah menjelang Ramadan ini.

"Kita harus mengendalikan harga dengan melakukan operasi pasar, kemudian kita siapkan stok bekerjasama dengan Bulog untuk menggelar pasar murah menjelang bukan suci Ramadan. Karena ini dua hal yang kita hadapi yakni wabah Covid-19 dan Ramadan," pungkasnya.