Pastikan Isu Kejahatan Skimming, BNI Baubau Minta Nasabah Lakukan Verifikasi

PUBLIKSATU - Bank BNI cabang Baubau menanggapi soal isu terjadinya kejahatan skimming pada salah satu ATM di Kecamatan Betoambari. Sambil memastikan kebenaran info tersebut, pihaknya meminta nasabah untuk melakukan verifikasi di Bank BNI.
Awalnya info pencurian kartu kredit dan debit itu tersebar melalui pesan berantai Whatsapp, Senin (6/4) malam.
"Mengenai berita yang beredar di lapangan itu perlu diverifikasi kembali karena itu perlu dicek kebenarannya. Jadi kami minta bagi nasabah BNI atau pengguna ATM BNI yang perlu melakukan verifikasi maka silakan datang ke kantor BNI," ungkap Kacab BNI, Rahmat Ferdiansyah saat ditemui di ruang kerjanya.
Rahmat menjelaskan bagi nasabah yang hendak melakukan verifikasi ke pihak BNI harus membawa ATM, kartu identitas diri dan buku tabungan.
"Intinya kami mengundang nasabah-nasabah kami di BNI atau pengguna ATM BNI untuk datang klarifikasi ke BNI langsung untuk ke validitasan informasi karena di luar sana itu informasi belum bisa dipertanggung jawabkan," jelasnya.
Lanjut kata dia, hingga hari ini beberapa nasabah mendatangi Bank BNI, namun bukan masalah Skimming melainkan karena ATM mereka terblokir.
"Saat ini sudah ada yang melapor tapi tidak untuk hal-hal yang masih kami verifikasi. cuma masalah ATM terblokir ada yang datang melapor. Kalau masalah skimming kami masih mengumpulkan informasi, kan luas wilayah kerja BNI Baubau," pungkasnya.