Semua yang Terlibat Pencegahan Covid-19 di Buton Dapat Insentif Tambahan

PUBLIKSATU - Bupati Buton, La Bakry menyebutkan semua pihak yang terlibat dalam penanganan pencegahan virus corona di wilayah teritorinya akan mendapatkan insentif tambahan dari pemerintah. Baik tenaga Kesehatan, PNS, honorer maupun TNI-Polri.
"Semua yang terlibat, termasuk TNI-Polri," ujar dia kepada sejumlah wartawan usai mengikuti video confrence di gudung A, lantai 2, Kompleks perkantoran pemkab Buton beberapa waktu lalu.
La Bakry bilang dalam rangka pemberian insentif itu, pihaknya sedang membuatkan surat keputusan (SK). "Sesudah itu dibuatkan SK untuk di berikan insentif," ujarnya.
Meski begitu, dalam kesempata itu La Bakry belum menyebutkan berapa besaran insentif tersebut untuk peroranganya.
Hanya saja, seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Buton menggeser Dana Alokasi Kusus (DAK) bidang kesehatan dan dana tak terduga sebesar Rp 6,5 miliar untuk penanganan pencegahan Covid-19 di wilayah kerjanya.
“Kami juga sudah malakukan pergeseran anggaran dari DAK bidang kesehatan serta dana tak terduga sebanyak 6 setengah milliar,” ujar Bupati, La Bakry kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi melalui video conference di ruang kerjanya, gedung A, lantai 2, kompleks perkantoran Pemkab Buton, Jumat (3/4/2020).
La Bakry menjelaskan dana pergeseran anggaran itu diperuntukan untuk keperluan pangadaan obat dan alat pelindung diri serta kebutuhan lainnya.