Berita Terkini
Bombana

Pasca Pasien Corona Meninggal, Satgas Covid-19 Lacak Warga Bombana

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 13 April 2020 14:24 WIB · 2 menit baca
Pasca Pasien Corona Meninggal, Satgas Covid-19 Lacak Warga Bombana
Heryanto

PUBLIKSATU, BOMBANA - Kabar duka atas meninggalnya pasien Covid-19 di Kota Kendari, membuat satuan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bombana langsung tracking atau lacak warganya.

Pasien Covid-19 yang berusia 35 dan dinyatakan meninggal itu, sebelumnya adalah warga Bombana, namun sudah lama pindah domisili di Kota Kendari. Hal itu diakui oleh Juru bicara Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto.

"Memang yang meninggal itu orang Bombana, tapi sejak tahun lalu tidak lagi ke Bombana. Riwayatnya itu, dia sering cuci darah di rumah sakit di Kota Kendari. KTP-nya saja, sudah KTP orang Kendari," jelas Heryanto, Sabtu (11/4) melalui sambungan selulernya.

Meski begitu, Satgas Covid-19, kata Heryanto sudah lakukan tracking terhadap kerabat almarhum di Bombana, bila mana pernah membesuk. "Sesuai prosedur, untuk tracking sudah kami lakukan. Sudah ada pula instruksi untuk isolasi mandiri di rumah, sembari petugas kesehatan akan monitoring atau ngecek perkembangannya," jelas Heryanto,

"Untuk hasil perkembangannya. Nanti besok ya. Yang jelas kami sudah lakukan, sesuai prosedur kami di satgas," terangnya.

Sebelumnya, satu pasien positif corona di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bahteramas, Sabtu (11 April 2020) sekitar pukul 02.00 Wita.

“Jenis kelamin laki-laki, umur 35 tahun, alamat Kota Kendari,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal dalam keterangan tertulisnya.