Diduga Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19, Petugas Kesehatan di Mubar Diisolasi
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Satu petugas kesehatan Puskesmas di Kabupaten Muna Barat (Mubar) diisolasi. Belum diketahui apakah ada gejala terpapar Covid-19 atau tidak. Hanya saja diduga pernah kontak langsung dengan salah seorang pasien yang positif Covid-19 di Kabupaten Muna.
Direktur RSUD Mubar, dr M Syahril Fitrah, saat dihubungi mengakui pihaknya melakukan rapid test di Pajala Kecamatan Maginti, Mubar. Dari total enam orang yang dirapid tes ada satu orang dinyatakan reaktif.
"Ada satu orang yang reaktif dari enam orang yang mengikuti rapid test di Puskesmas Pajala. Saat ini satu orang reaktif hasil rapid test tersebut diisolasi dan ditangani khusus petugas kesehatan Puskesmas Pajala," ungkapnya.
Menurut Syahril, hasil rapid test reaktif bukan berarti pasien tersebut dinyatakan positif terpapar Virus Corona. Yang bisa memastikan itu hanya hasil swab. Untuk tindakan swab nanti pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Mubar yang putuskan.
"Jadi tidak bisa diklaim bahwa sudah menjurus terpapar positif corona. Reaktif itu bukan berarti sudah positif. Untuk memastikan terpapar atau tidak hanya hasil swab," katanya.
Oknum petugas kesehatan yang diisolasi tersebut merupakan tim Nusantara Sehat yang ditempatkan di Puskesmas. Berdasarkan riwayat perjalanannya sudah melakukan pertemuan dengan salah satu pasien positif virus corona di Kabupaten Muna.
"Dia (Oknum diisolasi) tidak positif. Hanya mungkin pernah kontak dengan orang yang positif dari Muna, sehingga sementara dia dihindarkan dari orang banyak," timpal, Camat Kecamatan Maginti, Marwan.