Gerakan Mahasiswa Kadatua Minta Pemda Busel Maksimal Antisipasi Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dengan diumumkannya dua orang warga Kota Baubau Positif Covid-19, Gerakan Mahasiswa Kadatua Buton Selatan (Busel) meminta kepada Pemda Busel agar lebih serius antisipasi dan mencegah Wabah Covid-19 di Buton Selatan (Busel). Mengingat wilayah Baubau berbatasan langsung dengan Busel.
Menurut Ketua Gerakan Mahasiswa Kadatua, La Ode Erdin Adi Putra, Kabupaten Buton Selatan merupakan daerah penyangga karena berbatasan langsung dengan Kota Baubau sehingga tidak menutup kemungkinan wilayah Busel memiliki potensi dalam penyebaran Covid-19.
"Busel ini merupakan daerah penyangga, sehingga tidak menutup kemungkinan potensi masyarakat Kabupaten Buton Selatan akan terjangkit dengan virus tersebut, maka Pemda Busel harus jeli mengambil langkah cepat dalam mengantisipasi hal tersebut. Apa lagi jarak wilayah Kabupaten Buton Selatan dan Kota Baubau hanya berjarak kurang lebih 20 km," ujar Erdin kepada media ini, Selasa (28/04/2020)
Untuk itu, Erdin mengingatkan Pemerintah Daerah Buton Selatan agar lebih ketat, aktif, mengawasi dan memantau aktivitas mobilisasi transportasi darat maupun laut yang keluar masuk pada tujuh wilayah kecamatan yang ada. Bukan tanpa alasan, agar menjaga dan sterilisasi wilayah Kabupaten Buton Selatan dari wabah virus corona.
Untuk itu, Erdin memberi rekomendasi kepada Pemda Busel dalam penanganan dan atisipasi penyebaran Covid-19 diantaranya:
Menutup sementara akses transportasi laut dan darat selama 14 hari
Penjagaan di setiap kecamatan dan desa diperketat 24 jam selama 14 hari
Menyediakan rumah karantina setiap kecamatan atau desa.
Menertibkan dan membina masyarakat yang menyelewengkan maklumat Kapolri
Memberikan fasilitas yang memadai kepada tim yang bertugas di lapangan.
Penulis : Darno