Nasional

Peneliti Insis: Jika Amien Rais Hengkang Akan Jadi Sejarah Hitam Bagi PAN

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 11 Mei 2020 04:32 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Peneliti Insis: Jika Amien Rais Hengkang Akan Jadi Sejarah Hitam Bagi PAN

PUBLIKSATU - Manuver Amien Rais yang hendak membentuk partai baru dinilai akan memberatkan langkah elektoral Partai Amanat Nasional (PAN) di pemilu selanjutnya.

Peneliti Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, PAN merupakan partai politik (parpol) yang perolehan suara secara persentase cukup stabil selama proses elektoral.

Perolehan suara PAN yang ikut berlaga di pemilu sejak 1999 hingga 2019 selalu berada di kisaran 6 hingga 7,5 persen.

"Ini salah bukti bahwa ceruk pemilih mereka cukup terjaga dan konstan," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/5). Selama lima kali pemilu.

Kata Dian, peran Amien Rais tidak dapat dikesampingkan. Sebab, pendiri partai itu merupakan sosok tokoh reformasi, tokoh Muhammadiyah, dan pendiri partai yang sangat berpengaruh.

"PAN menikmati kapitalisasi sosok AR (Amien Rais). Jika publik ditanyakan secara terbuka tentang PAN, maka ada terselip jawaban soal sosok Amien Rais. Ini juga terjadi di PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Nasdem,” jelasnya.

Atas alasan itu, jika Amien Rais hengkang dan menarik pasukannya dari PAN, maka itu akan menjadi sejarah hitam bagi parpol tersebut.

Bagikan