Berita Terkini
Lifestyle

Usai Sahur Jangan Langsung Tidur, Cegah Refluks Asam Lambung

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Senin, 11 Mei 2020 18:21 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Usai Sahur Jangan Langsung Tidur, Cegah Refluks Asam Lambung

PUBLIKSATU – Kebiasaan sunah yang paling sering dilakukan selama Ramadan adalah menunaikan ibadah makan sahur. Sehingga tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Namun tak jarang, usai sahur, masyarakat langsung tidur.

Usai sahur biasanya membuat perut kenyang dan mata mengantuk. Tapi, jika dilihat dari sisi kesehatan, Anda sebaiknya tak langsung tidur usai sahur.

“Habis sahur dan salat Subuh sebaiknya tidak langsung tidur,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Tapi kalau tetap ingin tidur, kata dia, sebaiknya tidur dengan bantal tinggi. Dan jika ingin tidur, sebaiknya dilakukan 2 jam setelah makan sahur.

Cara tidur seperti itu akan mencegah terjadinya refluks. Refluks adalah penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease). Gejalanya seperti rasa panas di dada seperti terbakar dan ada sesuatu yang mengganjal, atau disebut juga sebagai heartburn.

“Kebiasaan tidur setelah makan berat seperti saat sahur akan menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan. Sehingga bisa memperburuk saluran cerna,” jelasnya.

Kebiasaan lain juga perlu dihindari adalah makan berlebihan saat berbuka puasa dan diikuti dengan merokok. Selain itu, saat berpuasa juga dianjurkan untuk tetap mengosumsi 8-10 gelas yakni sehari 4 gelas saat buka sampai salat Tarawih, 2-3 gelas setelah Tarawih dan 2-3 gelas saat bangun Sahur sampai Imsak.

Bagikan