BKPSDM Baubau Pastikan Anggaran SKB Tak Bergeser ke Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau tampaknya tidak terpikir untuk menghentikan tahapan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 sampai pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Penentuan calon abdi negara tersebut tetap merujuk pada hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Untuk diketahui, panitia seleksi telah menetapkan 225 peserta seleksi CPNS Baubau melaju ke tahap SKB. Mereka merupakan peraih nilai terbaik pada SKD.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Baubau memastikan sejauh ini, biaya pelaksanaan SKB tidak masuk dalam realokasi APBD tahap III baru-baru ini. Pos anggarannya tetap aman, tidak digeser untuk penanganan Covid-19.
"Anggaran SKB tidak ikut digeser dalam realokasi tahap III kemarin. Jadi, anggarannya masih aman," ungkap Kepala BKPSDM Baubau, Abdul Rahman dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Kamis (14/5).
Hanya saja, dia tak membeberkan besaran alokasi anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan SKB tersebut. Ia juga tak mengetahui persis secara keseluruhan pos-pos anggaran di BKPSDM Baubau untuk penanggulangan Covid-19.
"Kalau (nominal) itu kita masih kelimpungan anggaran. Tetapi, Insya Allah (SKB) bisa terlaksana. Untuk pelaksanaannya, kita tetap menunggu informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)," tandasnya.
Untuk diketahui, Pemkot dan DPRD Baubau telah menyepakati refocussing dan realokasi APBD untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 92.976.965.462, Rabu (13/5). Pergeseran anggaran tersebut bersumber dari belanja barang/jasa dan belanja modal.(exa)