Baubau

GTC-19 Lacak Keberadaan Eks Penumpang Dorolonda Pakai NIK

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 16 Mei 2020 15:36 WIB · 2 menit baca
Bagikan
GTC-19 Lacak Keberadaan Eks Penumpang Dorolonda Pakai NIK
Sekda Baubau, Roni Muhtar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Tim Gugus Tugas Covid (GTC)-19 Kota Baubau mulai serius menelusuri keberadaan eks penumpang KM Dororonda. Langkah tersebut dilakukan setelah geger puluhan orang dari klaster kapal milik PT Pelni dinyatakan terpapar Covid-19 di Kabupaten Bombana dan Wakatobi.

Ironisnya, GTC-19 Baubau tidak memiliki data valid tentang jumlah dan alamat eks penumpang Dorolonda itu. Plus diperparah dengan sikap para penumpang tersebut yang tidak memberikan data diri secara lengkap saat mendarat di Pelabuhan Murhum, 7 April 2020 lalu.

"Faktanya, ada ketidaklengkapan informasi terkait dengan penumpang Dorolonda itu. Tapi, saya tidak mengatakan tidak jujur. Makanya kita melakukan resereach (pencarian) terhadap mereka dengan maksud melengkapi informasi," kata Sekretaris Kota Baubau, Roni Muhtar dikonfirmasi di Sekretriat GTC-19, Kamis (14/5) malam.

Pelacakan terhadap eks penumpang itu, ungkap dia, pihaknya akan menggunakan teknologi berbasis data kependudukan. Untuk itu melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau.

"Karena yang kita tahu cuma NIK-nya. Jadi kita coba memanfaatkan informasi itu melalui Dukcapil," jelas Sekretaris GTC-19 Baubau ini.

Sejauh ini, akui Roni, pihaknya sebatas mengantongi kabar bahwa eks penumpang itu berjumlah 18 orang. Angka ini bisa saja berubah setelah dilakukan pelacakan seperti kasus eks penumpang KM Lambelu dari 176 menyusut jadi 71 orang.

"Kalau sudah lengkap, kita tahu posisinya dimana dan berapa jumlahnya, maka kita langsung lakukan tes Swab Covid-19. Jadi, bukan lagi rapid test," tandasnya.

Bagikan