Berita Terkini
Muna

Ringroad Laworo Tahun Ini Tetap Diaspal

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 19 Mei 2020 17:28 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ringroad Laworo Tahun Ini Tetap Diaspal
Ringroad Laworo

PUBLIKSATU, MUBAR - Pemangkasan anggaran sekitar Rp 22 miliar akibat Covid-19, ternyata tidak menurunkan niat bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muna Barat (Mubar) untuk melanjutkan pengaspalan jalan Lingkar atau Riangroad Kota Laworo.

Kepala Dinas PUPR Mubar, Ir Karimin mengatakan, pekerjaan jalan ringroad Kota Loworo akan tetap dilanjutkan meskipun belum secara keseluruhan. Untuk tahun 2020 ini pekerjaan jalan tersebut hanya akan dilakukan dua titik, yakni ujung jalan bagian Desa Wuna, Kecamatan Barangka, dan ujung jalan bagian Kelurahan Waumere, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep).

"Jadi pemangkasan anggaran sekitar Rp 22 miliar itu tidak mempengaruhi pekerjaan jalan lingkar. Program pembangunan yang sudah menjadi icon daerah tetap dilanjutkan walaupun tidak secara keseluruhan. Kita hanya aspal dari ujung ke ujung," ungkapnya.

Dana yang tertunda tersebut merupakan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 11 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar hampir Rp 12 miliar. Untuk lanjutan pekerjaan jalan ringroad akan dialokasikan dari sebagian DAU.

"Kita ambilkan dari DAU untuk lanjutan pengaspalan ringroad. Sebab DAK sudah tidak ada tahun ini. Dan memang untuk jalan lingkar Kota Laworo sudah dialokasikan dari DAU. Kita sudah rencanakan dari tahun lalu bahwa untuk lanjutan pengaspalan tahun ini baru sepotong-sepotong," ujarnya.

Tahun 2019 lalu Dinas PUPR Mubar berhasil menuntaskan pengaspalan satu jalur jalan lingkar. Sehingga tersisa satu jalur lagi untuk diselesaikan. Jalan dua jalur ini mulai Desa Wuna dan berakhir dikelurahan Waumere, dengan panjang sekitar 26,4 km. Jalan yang dulunya menggunakan aspal Butur Seal naik status menjadi hotmiks.

"Tinggal satu jalur lagi yang harus kita tuntaskan. Karena jalur satunya yang dikerja tahun lalu sudah selesai secara keseluruhan. Pengaspalan hanya dilakukan dari ujung ke ujung, karena keterbatasan anggaran untuk tahun 2020 ini," terangnya. (p5)

Bagikan