Pasca Lebaran Polri Akan Perketat Penyekatan, Warga Tak Punya Keahlian Dilarang Masuk Jakarta
Bagikan

PUBLIKSATU - Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan bahwa pihaknya bersama dengan TNI terus melakukan penyekatan-penyekatan kepada kendaraan yang nekat mudik ataupun masuk ke dalam DKI Jakarta ketika pandemik virus corona baru (Covid-19).
Argo menekankan, terkait dengan penyekatan pada saat arus balik nanti berlangsung, pihaknya akan melakukan pemeriksaan, khusus kepada warga berasal dari kampung. Nantinya, mereka yang tidak memiliki keterampilan akan dilarang masuk ke Ibu Kota Jakarta.
"Kami harapkan adanya penyekatan arus balik dari berbagai Polda penyekatan arus balik. Artinya masyarakat yang tak punya keterampilan khusus atau tidak punya keahlian diharapkan tak ke Jakarta," kata Argo dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (23/5).
Menurut Argo, hal itu disebabkan terjadinya pandemik Covid-19 atau virus corona. Lalu, diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
"Karena kita dalam kondisi corona dan di Jakarta diperpanjang PSBB-nya," ujar Argo.
Titik penyekatan arus balik sendiri sudah disiapkan oleh aparat kepolisian. Di Polda Jawa Timur misalnya, ada penyekatan antar tol di wilayah Sragen, yakni KM 679.000.
"Ada di arteri, ada tujuh di Tuban, Situbondo, Cemoro Sewu, sampai Ngawi, Sragen. Ada juga penyekatan antar kota, di Pantura ada delapan, di jalur tengah ada sembilan, dan selatan ada enam," ucap Argo.