Berita Terkini
Nasional

Pasien Covid-19 Alami Tekanan Psikologis Akibat Tidak Bisa Lebaran Bersama Keluarga

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 24 Mei 2020 04:29 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pasien Covid-19 Alami Tekanan Psikologis Akibat Tidak Bisa Lebaran Bersama Keluarga

PUBLIKSATU - Perayaan lebaran Idul Fitri tahun ini sangat dirasakan betul perbedaannya oleh pasien virus corona baru (Covid-19).

Biasanya menjelang lebaran mereka mendengarkan takbir dan bersua dengan keluarga, kali ini pasien terjangkit Covid-19 harus jalani perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta.

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan, para pasien yang dirawat di Wisma Atlet mengalami tekanan psikologis, karena tidak bisa berlebaran bersama keluarga.

"Secara spesifik akan menimbulkan permasalahan permasalahan psikologis. Apalagi tidak boleh ditengok oleh keluarganya, dan saat ini adalah menjelang Idul Fitri," ungkap Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (23/5).

Gangguan psikologis yang muncul, lanjut Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini adalah gangguan kecemasan.

"Oleh karena itu, kecemasan untuk ingin ketemu keluarga, kecemasan untuk ingin berlebaran, bisa berlebaran dengan keluarga ini menjadi hal yang dominan," tuturnya.

Hal ini menurutnya menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah dan petugas kesehatan yang bertugas di Wisma Atlet. Di mana, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) akan terus dijalankan untuk menangani para pasien tersebut.

Bagikan