Pilkada Serentak 2020 Jangan Ditunda Lagi, Indonesia Bisa Belajar Dari Negara-Negara Yang Sukses Gelar Pemilu Di Tengah Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU - Pilkada Serentak 2020 yang rencananya digelar pada bulan Desember diyakini akan berjalan sukses. Meskipun pesta demokrasi lima tahunan itu dilaksakan dalam situasi pandemi wabah virus corona atau Covid-19.
Demikian disampaikan Direktur Al Mentra Institute, Karman BM saat menjadi narasumber pada Webinar Nasional bertajuk "Menghadapi Pencoblosan dan Pungut Hitung pada Pilkada 2020 disituasi Covid-19", Jumat malam (22/5/).
"Saya melihat dan menyimpulkan ada optimisme bahwa Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti berjalan sukses," ujar Karman.
Narasumber lain pada webinar yang diinisiasi oleh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) itu adalah Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja, dan Deputi Kelembagaan Dan Kemasyarakatan Sekretariat Negara, Dadan Wildan.
Menurut Karman, ada beberapa negara yang sukses menyelenggarakan pemilu di masa pandemi covid-19. Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi pemilih negara-negara tersebut untuk menyalurkan hak suara mereka dalam menentukan pimpinan negaranya. Kesuksesan pemilu di beberapa negara tersebut harus dijadikan pelajaran berharga bagi pemerintah dan penyelenggara pilkada.
"Ada Korea, Iran, Israel, Australia, dan banyak sekali. Negara-negara yang lain tetap melaksanakan pemilu, ada yang mengundur tapi juga di tahun yang sama melaksanakan pemilu dengan catatan bahwa mereka melaksanakan protokol Covid-19," katanya.
Untuk itu, menurut Karman, pilkada serentak yang akan melibatkan 270 daerah nanti tidak perlu ditunda. Sebab, selain sudah ada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 2/2020, juga tahapan pilkada sudah mulai dilaksanakan oleh penyelenggara.