Tantangan Sektor Perekonomian Akan Lebih Berat, Airlangga Hartarto: Tugas Pemerintah Fokus Pada 7 Juta Tenaga Kerja Belum Beruntung Dan 2 Juta Terdampak Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU - Aktivitas perkantoran di Kemenko Perekonomian akan dimulai lagi pada Rabu (27/5). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangg Hartarto mengingatkan jajarannya untuk tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.
"Pada Rabu besok, tanggal 27 Mei, Kemenko Perekonomian berencana akan mengambil inisiatif untuk Work From Office (WFO) secara terbatas. Dan, tentunya, kita harus menunjukkan protokol kesehatan yang diterapkan di dalam mekanisme kerja Work From Home tersebut," ujar Airlangga saat acara Halalbihalal Idul Fitri 1441 H Keluarga Besar Kemenko Perekonomian, yang dilakukan secara virtual pada hari kedua Idul Fitri, Senin (25/5), dan disiarkan di YouTube.
Airlangga yang didampingi sang isteri, Yanti K. Isfandiari, menegaskan WFO terbatas dijalankan sambil menunggu vaksin Covid-19 ditemukan.
“Kami berharap semua bisa kembali ke kehidupan seperti sebelum pandemik,” tutur Airlangga.
Kemenko Perekonomian, menurut Airlangga Hartarto, sedang menghitung, mendata, dan mendorong agar masyarakat berani kembali memulai kehidupan normal baru (new normal).
Tugas dan tantangan sektor perekonomian akan jauh lebih berat. Kemenko Perekonomian diminta menyosialisasikan dan mendorong kehidupan normal baru untuk menggerakkan kembali ekonomi nasional yang sempat menurun akibat pandemik sekaligus tetap fokus memutus rantai penyebaran Covid-19.
"Tugas pemerintah di sektor ekonomi adalah menjaga pertumbuhan, agar 7 juta tenaga kerja yang sebelumnya belum bisa bekeja, ditambah lagi 2 juta yang terdampak Covid-19, saudara-saudara yang kita kehilangan pekerjaan," ujar Airlangga.