Nasional

Performa Tidak Bagus Dalam Bekerja Atasi Pandemik Covid-19, Pemerhati Politik: Separuh Kabinet Jokowi Seharusnya Sudah Dipecat

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Rabu, 27 Mei 2020 18:57 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Performa Tidak Bagus Dalam Bekerja Atasi Pandemik Covid-19, Pemerhati Politik: Separuh Kabinet Jokowi Seharusnya Sudah Dipecat

PUBLIKSATU - New normal atau kondisi normal baru tentu membutuhkan orang-orang yang kredibel dalam jajaran kabinet. Jangan sampai tidak ada perubahan berarti di tubuh pemerintah dalam menyongsong keadaan yang tidak lagi biasa atau normal itu.

Begitu kira-kira pesan yang disampaikan pemerhati politik Satyo Purwanto, seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/5).

Satyo mencatat, lebih dari separuh menteri pembantu Presiden Joko Widodo tidak dalam performa bagus dalam bekerja mengatasi pandemik Covid-19.

"Hampir semua menteri Jokowi nggak perform, ini yang krusial," ujarnya.

Sederet menteri yang menurutnya tidak bekerja maksimal itu antara lain, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara; Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Mendes) Halim Iskandar; dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Selanjutnya para menteri di sektor perekonomian, seperti Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati; Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki; Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama; Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto; dan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang.

Seharusnya menteri di sektor teknis dan keuangan ini menjadi ujung tombak penanggulangan dampak, penanganan korban, manajemen kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan termasuk melakukan riset penemuan obat atau vaksin.

Bagikan