Satu PDP di Buton Meninggal Dunia

PUBLIKSATU - Satu dari tiga pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani perarawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapit test beberapa waktu lalu dikabarkan meninggal dunia.
Ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit setempat, Sabtu (30/05/2020) sekira pada pukul 02.00 Wita.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buton, dr M Hayun membenarkan kabar duka ini.
"Pasien PDP," ujar dia saat dihubungi Publiksatu.co lewat whatsapp, Sabtu (30/5/2020).
Konfirmasi terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton, dr Ramli Code menjelaskan rencananya pasien tersebut akan dirujuk di RSUD Baubau. Hanya saja, kamar pasien di RSUD Baubau dikabarkan penuh.
"Dari kemarin kita mau rujuk di RSUD Baubau sebagai rujukan, hanya saja jawaban dari RSUD Baubau belum bisa karena lagi penuh kamarnya dengan pasien yang reaktif," ujar dia.
Lanjut, Ramli Code mejelaskan pihak RSUD Buton saat ini sementara mempersiapkan pemakaman jenazah yang dilakukan dengan protokol kesehatan Penanganan Covid-19.