BST Pemprov Sultra Lambat Masuk Mubar
Bagikan

PUBLIKSATU, MUBAR - Pemerintah Propinsi (Pemprov) Sultra, hingga sekarang belum menyalurkan bantuan sosial tunai (BTS) di Kabupaten Muna Barat (Mubar). Harusnya bantuan bagi warga yang terkena dampak Corona Virus Disiase (Covid-19) itu sudah masuk. Sebab, jadwal penyaluran BST dimulai sejak April lalu.
Penyebaran wabah Covid-19 pemerintah mengalokasikan anggaran bagi warga yang terkena dampak Covid-19. Khusus Pemprov Sultra, memberikan kuota kepada Pemkab Mubar sebanyak 2.000 calon penerima bantuan. Sayangnya bantuan itu belum nampak wujudnya.
Kepala Dinas Sosial Mubar, La Ode Talakari mengakui, jika BST Pemprov Sultra belum sampai di Mubar. Ia sendiri tidak mengetahui kenapa hingga Juni ini belum sampai di Mubar.
"BST turun bantuan dari Pemprov Sultra. Saya sendiri tidak tahu kenapa belum disalurkan. Ketika kita konfirmasi kepada pihak pengelola BST pemprov, keterangan mereka sementara proses penyaluran untuk disampaikan didaerah," ungkapnya.
Masyarakat mendapatkan sentuhan BST terhitung mulai April, Mei, dan Juni dengan besaran uang yang diterima tiap bulan Rp 600 ribu. Tetapi itu hanya alokasi anggaran dari Kementerian Sosial (Kemensos). Untuk BST Pemprov kata dia hanya diberikan satu bulan.
"Itupun per kepala keluarga (KK) hanya menerima Rp 500 ribu. Kami tidak punya kewenangan menentukan alokasi anggaran untuk penerima bantuan. Dinsos hanya mensuplai calon penerima bantua,"kata mantan Camat Sawerigadi itu.
Dari 2.000 kuota yang diberikan oleh Pemprov Sultra, namun Dinsos Mubar hanya mengirim 1.205 calon penerima manfaat. Pihaknya sudah menunggu dari pemerintah desa, tetapi sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada lagi desa yang mengajukan nama atau calon penerima.