Berita Terkini
Lifestyle

Ketahui Dua Indikasi yang Sebabkan Perempuan Menjalani Egg Banking

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Selasa, 9 Juni 2020 20:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ketahui Dua Indikasi yang Sebabkan Perempuan Menjalani Egg Banking

PUBLIKSATU – Pembekuan dan penyimpanan sel telur perempuan atau yang dikenal dengan sebutan egg banking memang belum lazim dilakukan di Indonesia. Tapi, buat beberapa perempuan, egg banking bisa menjadi pilihan tepat jika ingin berencana memiliki anak di kemudian hari.

Egg banking sendiri merupakan proses pengambilan sel telur yang matang dari perempuan. Lalu disimpan dengan cara dibekukan dalam minus ratusan derajat celcius, sebelum nantinya dibuahi sesuai dengan keinginan sang penyimpan telur di masa depan.

Lantas, apa alasan yang menyebabkan seorang perempuan melakukan penyimpanan sel telurnya?

Dalam online press conferense, dr. Arie A. Polim selaku Medical Director PT. Morula Indonesia mengungkapkan, ada 2 indikasi yang menyebabkan seorang perempuan menyimpan sel telurnya. Yakni kondisi medis dan sosial.

Kondisi medis ini dikatakan ketika seorang perempuan menderita sakit berat sehingga memerlukan perawatan khusus yang bisa memengaruhi sel telurnya. Misalnya seorang perempuan yang menderita kanker payudara atau usus.

Biasanya, ungkap dr. Arie, kondisi sakit berat seperti kanker memerlukan perawatan atau pengobatan dengan cara kemoterapi atau radioterapi. Nah, pengobatan kanker ini bisa merusak indung telur dan sel telur di dalamnya.

“Otomatis itu akan mengganggu vertilitas dikemudian hari jika ingin punya anak. Nah ada kondisi bisa kita lakukan pembekuan sel telur,” ujar dr. Arie dalam konferensi pers online ’22 Tahun Morula Indonesia’, Senin (8/6).

Bagikan