Berita Terkini
Buton

IDI Buton Geram Dokter dan Tenaga Kesehatan Dituding Ambil Untung Tangani Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Sabtu, 13 Juni 2020 17:14 WIB · 2 menit baca
IDI Buton Geram Dokter dan Tenaga Kesehatan Dituding Ambil Untung Tangani Covid-19
Ilustrasi penanganan virus corona

PUBLIKSATU - Ikatan Dokter Indonesia Buton mengaku beberapa waktu lalu dokter dan tenaga kesehatan dituduh memperoleh keuntungan besar dalam penanganan pasien virus corona.

Menurutnya, tudingan itu merupakan fitnah yang membuat pihak kesehatan secara psikologis merasa terganggu.

"Saya perlu sampaikan bahwa beberapa hari ini muncul fitnah yang membuat teman-teman kesehatan, secara psikologis mereka merasa kurang enak karena merasa dituduh mengambil keuntungan atas wabah covid ini," geram ketua IDI Buton, dr M Hayun melalui keterangan tilisnya dia aula kantor RSUD Buton beberapa waktu lalu.

Hayun menjelaskan tenaga kesehatan merupakan salah satu profesi yang sangat rentan covid-19. Hal ini telah terbukti, beberapa waktu lalu tenaga kesehatan di RSUD Buton diumumkan terkonfirmasi positif corona.

Menurut dia atas musibah ini, pihak kesehatan lah yang sangat menderita akan wabah ini. Seandainya diberi pilihan, tenaga kesehatan juga tidak menginginkan. Namun, melayani masyarakat merupakan sumpah profesi untuk bertanggung jawab melayani masyarakat. Hal itu merupakan bentuk perjungan tenaga kesehatan melawan wabah virus corona demi bangsa dan negara.

"Dan hari ini (Kamis, 11Juni 2020) yang konfim positif adalah nakes. Itu adalah kami adalah salah satu yang sangat menderita dengan adanya wabah ini. Seandainya kami bisa memilih, tentunya kami tidak ingin juga, tapi karena ini adalah sumpah profesi kami," ujarnya.

"Dan ini adalah tanggungjawab kami maka kami mengambil tanggung jawab ini. Dan ini adalah bagian dari perjuangan kami untuk melawan covid-19 ini. Demi bangsa dan negara," imbuhnya.