Susi Pudjiastuti Ingatkan Indonesia Waspadai IUUF
Bagikan

PUBLIKSATU – Aktivitas Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing masih menjadi momok bagi kelautan Indonesia. Olehnya itu, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti meminta pemerintah mewaspadai kembali maraknya aktivitas IUUF tersebut.
Ini sehubungan dengan target Samudra Pasifik Bebas (dari) IUU Fishing pada 2020.
Negara-negara yang hadir dalam forum perikanan pada Juni 2019, berkomitmen untuk menghentikan seluruh aktivitas IUU Fishing tahun ini. Artinya, tidak boleh lagi ada aktivitas penangkapan ikan ilegal.
“Literally (secara harafiah) itu (target) menyenangkan. Tapi, itu alert (peringatan) untuk Indonesia bahwa ribuan kapal ilegal itu akan mencari rumah, to be legal,” katanya dalam sebuah webinar, akhir pekan.
Susi mengatakan, Indonesia masuk dalam peringkat 10 negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. “Berarti, kita ini akan menjadi target dari illegal fishing,” imbuhnya.
Menurut Susi, hanya ada dua kunci menjaga laut Indonesia dari ancaman aktivitas IUU Fishing. Pertama adalah kepemimpinan yang kuat. Kedua yaitu arah politik yang jelas.
Satgas 115 yang dibentuk periode pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), dinilai sudah tepat. Namun, Susi meminta koordinasinya atau komandonya lebih jelas, yakni di bawah Presiden langsung.