Nasional

Tim BPJS Kesehatan Telusuri Kasus KIS Tercecer di Tempat Sampah

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 15 Juni 2020 04:00 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tim BPJS Kesehatan Telusuri Kasus KIS Tercecer di Tempat Sampah
Petugas memperlihatkan kartu BPJS Kesehatan elektronik identitas (e-ID) dan kartu peserta BPJS Kesehatan di kantor BPJS Medan, Sumatera Utara, Selasa (8/9). BPJS Kesehatan menerbitkan elektronik identitas (e-ID) yang memuat identitas peserta BPJS Kesehata

PUBLIKSATU - Sejumlah Kartu Indonesia Sehat (KIS) ditemukan di tempat pembuangan sampah Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Atas kasus itu BPJS Kesehatan langsung melakukan penelusuran.

”Kami langsung mengecek ke Desa Bumiharjo dan sudah mendapat keterangan bahwa kartu-kartu tersebut harusnya dilakukan pengembalian/retur ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Namun, karena ada kelalaian, kartu-kartu tersebut disimpan di kantor desa setempat,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Maya Susanti seperti dilansir dari Antara di Kudus pada Minggu (14/6).

Dia mengungkapkan, salah satu aparatur desa yang melakukan bersih-bersih tidak sengaja membuang kartu tersebut bersama barang-barang bekas lain ke tempat penyimpanan barang bekas. Terkait dengan adanya peserta yang seharusnya mendapatkan kartu tersebut, yakni atas nama ARS, menurut dia, saat pendistribusian kartu, yang bersangkutan bekerja di luar kota. Sehingga, kartu disimpan di kantor desa.

”Warga yang menemukan sejumlah kartu tersebut tidak melaporkan ke pemerintah desa setempat atau babinsa maupun babinkamtibmas atau polsek setempat, melainkan langsung dilaporkan ke polres. Saat ini, kami sedang melakukan koordinasi dengan polres dan memvalidasi status kartu kembali tersebut apakah memang benar nama peserta yang tertera di kartu tersebut belum menerima Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),” terang Maya.

Apabila status kartu tersebut sudah jelas dan teridentifikasi, BPJS Kesehatan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat untuk memastikan bagi peserta JKN-KIS yang belum mendapatkan kartu tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan haknya.

Maya menegaskan, peserta JKN-KIS yang belum mendapatkan kartu identitas, dapat menunjukkan KTP saat ingin mengakses layanan kesehatan. Sebab, data keaktifan peserta tersimpan dalam sistem BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di tempat peserta terdaftar.

”BPJS Kesehatan juga akan lakukan spot check ke peserta apabila sudah tervalidasi nama-nama peserta yang tertera dalam kartu dan memastikan apakah kartu sudah diterima atau belum,” terang Maya.

Bagikan