Internasional

Pendeta Argentina Protes Kebijakan Pemerintah Soal Pembatasan Jemaat Gereja

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 16 Juni 2020 19:13 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pendeta Argentina Protes Kebijakan Pemerintah Soal Pembatasan Jemaat Gereja
Pendeta Daniel Cattaneo

PUBLIKSATU – Dilansir dari New York Post, Senin (15/6), para pendeta di gereja Argentina menyindir pemerintah karena melonggarkan melonggarkan kebijakan lockdown terkait wabah Covid-19.

Pelonggaran lockdown dilakukan justru untuk memberi kebebasan bagi tempat-tempat hiburan, salah satunya bar. Sedangkan untuk gereja, jumlah jemaatnya masih dibatasi.

Para pendeta punya cara tersendiri memberikan sindiran. Yaitu dengan mendekorasi gereja seperti bar. Para pendeta menentang larangan pemerintah Argentina pada layanan gereja. Jemaat gereja yang hadir dibatasi hanya tak lebih dari 10 orang.

Sementara itu, justru bar atau tempat hiburan sudah dibuka. Maka suasana di dalam gereja diubah menjadi seperti sedang berada di bar.

Meja bar diletakkan di dalam Gereja Comunidad Redentor di kota San Lorenzo. Dan para pendeta berpakaian sebagai pelayan membawa Alkitab dengan nampan dan berkeliling.

“Kami berdiri di sini, hari ini berpakaian seperti ini, membawa nampan, karena sepertinya ini adalah satu-satunya cara kami dapat melayani firman Tuhan,” kata Pendeta Daniel Cattaneo yang berpakaian sebagai pelayan, seperti laporan The Guardian.

Argentina telah mencatat 28.764 kasus dan 785 kematian. Sebagian besar tersebar di Buenos Aires. Sementara Provinsi Santa Fe memiliki jumlah kasus yang sangat rendah dan telah membuka kembali bar. Tapi justru gereja masih dibatasi untuk 10 orang atau kurang.

Bagikan