Berita Terkini
Buton

Pemkab Buton Gelar Rakor Analisis Situasi Turunkan Stunting

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 17 Juni 2020 15:07 WIB · 2 menit baca
Pemkab Buton Gelar Rakor Analisis Situasi Turunkan Stunting

PUBLIKSATU - Pemerintah Kabupaten Buton melaksanakan rapat koordinasi. Membahas pelaksanaan aksi 1 (analisis situasi) program penurunan stunting. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bappeda, gedung D, kompleks perkantoran pemkab Buton, Senin, 15 Juni 2020.

Giat kali ini merupakan aksi pertama dari delapan konvergensi (penggabungan) atau interaksi dengan instansi terkait dalam rangka penurunan stunting di Buton.

Delapan aksi konvergensi ini harus dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan data pada Aaksi integrasi lainnya, yaitu: Aksi satu,analisa situasi. Aksi dua, rencana kegiatan. Aksi tiga, rembuk stunting. Aksi empat, perbup/perwali tentang peran desa. Aksi lima, kader pembangunan manusia (KPM). Aksi enam, manajemen data. Aksi tujuh pengukuran dan publikasi dan aksi delapa, review kinerja tahunan.

Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda, Kabupaten Buton, Ahmad Mulia, SPt, MSi, menegaskan semua yang terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Buton agar tetap melakukan kerjasama dalam mendukung penurunan stunting.

“Kita akan terus berupaya untuk mewujudkan masyarakat dengan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi, pemenuhan sanitasi dasar dengan menyusun rencana kegiatan dan penganggaran sesuai dengan lokus yang disepakati bersama dan akan diperluas secara bertahap,” katanya.

Ahmad Mulia juga menghimbau dalam melaksanakan program pencegahan stunting tetap waspada dan menaati protokol kesehatan. “Jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” kata Ahmad Mulia.

Tim yang tergabung dalam Rakor ini terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan stunting. Masing-masing, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi Infromatika dan Persandian, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, BKKBN, Dinas Pendidikan, dan Dinas PU.