OTG Bisa Dilacak Melalui Tes Darah

PUBLIKSATU – Dilansir dari Science Times, Rabu (17/6), tes Universitas Birmingham menawarkan terobosan besar-besaran karena dapat menemukan 98 persen kasus virus Covid-19, bahkan yang tanpa gejala. Para ilmuwan menawarkan uji tes darah untuk mendeteksi Covid-19 pada orang yang sudah sakit tapi tanpa gejala (OTG).
Menurut penelitian, 8 dari 10 kasus penderita ringan atau pasien tanpa gejala, hampir tidak tahu bahwa mereka dapat menularkan pada orang lain. Itu karena mereka tak merasakan gejala sakit.
Tes darah Universitas Birmingham akan mengungkap ‘korban tersembunyi’ atau OTG yang tak sadar sudah terinfeksi bisa muncul ke permukaan. Para ilmuwan percaya ini bisa berarti implikasi besar bagi keluarga, perusahaan, dan sekolah. Tes darah bekerja dengan memeriksa antibodi yang diproduksi ketika Covid-19 merusak sel.
“Melalui mekanisme ini, tes akan dapat melacak lebih banyak kasus,” kata para peneliti.
Salah satu penulis dari Institute of Immunology di Birmingham, Alex Richter, mengatakan temuan mereka didasarkan pada studi yang terdiri dari seribu pekerja Pusat Kesehatan Nasional (NHS) Inggris. Dia menambahkan bahwa pada kasus yang lebih ringan dan infeksi tanpa gejala, respon antibodi mungkin lebih lemah dalam tes protein yang ada. Ini berbeda dengan mereka yang sakit parah, di mana deteksi bisa sangat mudah.
Lebih lanjut Richter menjelaskan bagaimana tes darah Covid-19 dengan bangga mengatakan bahwa tes mereka memperoleh sensitivitas 98 persen terhadap virus. Pasien akan diminta untuk menusuk jari mereka di rumah. Setelah itu, mereka akan mengirim kartu bercak darah kering ke laboratorium untuk pengujian.
Menurut Dr. Richter, metode ini sama akuratnya dalam mendeteksi kekebalan terhadap virus seperti pengambilan darah langsung dari pembuluh darah. Dan tes darah Universitas Birmingham akan diluncurkan bulan depan. (*)