Berita Terkini
Internasional

Tiongkok Klaim Bisa Kembali Menang Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 25 Juni 2020 14:41 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tiongkok Klaim Bisa Kembali Menang Hadapi Gelombang Kedua Covid-19
Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian

PUBLIKSATU – Tiongkok kini sedang menghadapi gelombang kedua penularan virus Korona setelah sebelumnya sempat menang dari wabah dengan tak ada lagi kasus baru. Tapi ternyata pada tanggal 11 Juni, kasus lokal muncul kembali di Beijing setelah 57 hari berturut-turut tidak ada kasus lokal baru.

Dalam konferensi pers virtual, Rabu (24/6), Pemerintah Kota Beijing menjelaskan pada waktu pertama menemukan wabah, otoritas berwenang sudah melacak asal virus, dan mengambil langkah-langkah agar mengendalikan wabah. Political Counsellor Qiu Xinli menegaskan situasi pandemi Covid-19 di Tiongkok pada umumnya terjaga stabil. Kegiatan produksi dan pekerjaan mulai beraktivitas kembali secara tertib. Pada sisi lain, masih ada kasus klaster dan kasus sporadik di beberapa tempat tertentu.

“Risiko kasus impor dari luar negeri tidak boleh diabaikan. Pihak Tiongkok akan terus memegang teguh prinsip mencegah virus kembali masuk agar tidak terjadi penularan lagi,” jelasnya.

Tiongkok terus meningkatkan kemampuan pencegahan, pengendalian dan pengobatan, mempercepat penyempurnaan sistem kesehatan publik, mempertahankan hasil melawan Covid-19 dan mengembalikan tatanan ekonomi dan sosial secara keseluruhan.

Hal senada diungkapkan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian. Dia menjelaskan Tiongkok memiliki pengalaman dan sumber daya berlimpah untuk memerangi wabah, dan juga mempunyai kepercayaan, kemampuan untuk mengendalikan wabah.

Dubes Xiao Qian juga percaya negara Indonesia mampu memenangi perang melawan pandemi Covid-19. Tiongkok bersedia untuk terus memberikan dukungan kepada Indonesia dalam bantuan materi, pertukaran pengalaman, penelitian dan pengembangan vaksin dan bidang lainnya, serta memperkuat kerja sama dengan Indonesia di platform multilateral seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan G20. Sehingga bersama membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi kesehatan umat manusia.

“Pandemi global ini telah berdampak parah pada negara-negara di seluruh dunia, termasuk Tiongkok dan Indonesia. Tiongkok dan Indonesia adalah tetangga bersahabat yang saling membantu. Sejak terjadinya epidemi, pemerintah dan rakyat kedua negara selalu berupaya bersama untuk mengatasi kesulitan,” ungkapnya.

Bagikan