Berita Terkini
Nasional

Indonesia Dipercaya Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Korsel

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 29 Juni 2020 14:36 WIB · 2 menit baca
Indonesia Dipercaya Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Korsel

PUBLIKSATU – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bakal melakukan uji klinis vaksin Covid-19 asal Korea Selatan. Dalam waktu dekat, vaksin asal Negeri Ginseng itu menjalani fase uji klinis tahap kedua dan ketiga.

Perkembangan riset vaksin Covid-19 itu disampaikan Kepala LIPI Laksana Tri Handoko. ’’Kandidat vaksin (Covid-19, Red) di WHO itu ada 135,’’ katanya kemarin (26/6). Dari jumlah tersebut, yang sudah masuk uji klinis ada sepuluh riset vaksin.

Nah, beberapa di antara sepuluh vaksin yang sudah masuk uji klinis itu berasal dari Korea Selatan (Korsel) dan Tiongkok. Dia menjelaskan, di dalam riset vaksin tersebut ada keterlibatan peneliti LIPI. Handoko mengatakan, riset vaksin Covid-19 dari Korsel itu dilaksanakan Genexine. Mereka sudah melalui uji klinis tahap pertama di negaranya sendiri.

Berikutnya adalah uji klinis tahap kedua dan ketiga yang rencananya digelar di Indonesia. Pada uji klinis tahap kedua dan ketiga itu nanti ada keterlibatan peneliti LIPI. Pengujian tersebut juga menggandeng Kalbe Farma. ’’Saat ini masih fase approve uji klinis fase satu di Korea,’’ tutur Handoko. Riset vaksin yang dilakukan Korsel itu berbasis DNA. Sedangkan riset vaksin Covid-19 oleh Tiongkok berbasis virus korona yang dilemahkan.

Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Puspita Lisdayanti mengatakan, selain berkolaborasi dengan mitra asing, peneliti LIPI menjalankan riset vaksin Covid-19 berbasis rekombinan gen sintetis. Maksudnya, virus yang dijadikan acuan adalah virus buatan.

Menurut perempuan yang akrab disapa Lilis itu, jenis vaksin beragam. Ada yang berbasis DNA, virus yang dilemahkan, atau virus tiruan (rekombinan). Cara kerjanya sama. Yakni, merangsang antibodi mengenali virus, lalu merekamnya.

’’Sistem imunitas tubuh kita juga memiliki sejenis RAM (random access memory, Red),’’ katanya. Dengan informasi yang sudah terekam itu, sistem imun tubuh bisa melawan virus korona jika suatu saat menginfeksi tubuh. (*)