Baubau

Dipimpin Presiden Jokowi, Polres Baubau Peringati Hari Bhayangkara Secara Virtual

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 1 Juli 2020 21:33 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dipimpin Presiden Jokowi, Polres Baubau Peringati Hari Bhayangkara Secara Virtual

PUBLIKSATU - Kepolisian Resor Baubau dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-74 pada tahun ini diselenggarakan berbeda seiring adanya pandemi Covid-19. Upacara yang biasanya diselenggarakan secara langsung atau tatap muka kini dilakukan secara virtual, Rabu (01/07/2020).

Pelaksanaan upacara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara dan diikuti oleh 34 Polda, dan 504 Polres seluruh Indonesia, salah satunya Polres Baubau.

Untuk Polres Baubau dipimpin langsung oleh Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Candra Tangkari dan diikuti pejabat daerah lainnya, diantaranya Wakil Wali Kota Baubau, Bupati Buton Tengah, Sekda Buton Selatan, Ketua DPRD Kota Baubau, Komandan Pos TNI AL Kota Baubau, perwakilan Dandim 1413 Buton, Kepala Kejaksaan Negeri Baubau, dan Wakapolres Baubau.

Dalam amanatnya, Presiden Jokowi menekankan keterlibatan seluruh jajaran Polri dalam penerapan protokol kesehatan, mengawal penyaluran bantuan sosial dan menjaga keamnan agar tetap kondusif. Mulai

dari jajaran Mabes Polri, Polda, Polres dan Polsek, sampai

Bhabinkamtibmas di desa-desa.

"Polri harus ikut aktif terlibat dalam mengajak masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Polri harus aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial. Tentu saja Polri juga harus tetap menjaga dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi tetap kondusif, aman dan damai," ungkap Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengingatkan kepada jajaran kepolisian bahwa keselamatan adalah yang utama, keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi.

Jokowi juga memerintahkan kepada jajaran Polri, Kejaksaan, KPK, dan Lembaga Pengawas Internal Pemerintah, untuk terus memperkuat sinergi satu sama lain dan mengawasi penggunaan anggaran Covid-19 yang mencapai Rp 695,2 Triliun.

Bagikan