PT LIB Diminta Segera Cairkan Subsidi
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA – PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) diminta segera mencairkan subsidi. Permintaan ini datang dari Klub Borneo FC yang menagih pencairan subsidi April, Mei, Juni 2020.
Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin berharap PT LIB selaku operator kompetisi tidak melupakan subsidi itu di tengah kesibukan mengurus kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 yang dimulai Oktober 2020.
“Sebelum berbicara soal subsidi baru di lanjutan Liga 1, saya ingin subsidi yang lama ini dibereskan dahulu. Biar tidak lupa,” ujar Nabil.
Menurut pria berusia 26 tahun itu, klub-klub membutuhkan dana segar dari subsidi karena mereka telah menggaji pemain dan pelatihnya dari bulan Maret sampai Juni 2020 sesuai surat keputusan PSSI, SKEP/48/III/2020 yang dikeluarkan akhir Maret 2020.
Meski sesuai SK gaji pada empat bulan itu maksimal 25 persen dari kontrak, klub merasa hal tersebut cukup memberatkan keuangan mereka. Alasannya, klub tidak memiliki pemasukan karena kompetisi diliburkan. Sponsor pun menyingkir karena situasi kahar (force majeure) akibat pandemi.
“Klub-klub sudah menggaji yang maksimal 25 persen itu. Sekarang, ada pertanggungjawaban yang harus ditunaikan oleh PT LIB,” tutur Nabil.
Sejak Liga 1 Indonesia musim 2020 dimulai, PT LIB baru melunasi termin pertama subsidi yaitu Rp 520 juta kepada masing-masing klub.