Berita Terkini
Baubau

Majelis Ijtihad Qur’ani Gelar Khatam Qur’an dan Dzikir

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 3 Juli 2020 12:59 WIB · 2 menit baca
Majelis Ijtihad Qur’ani Gelar Khatam Qur’an dan Dzikir
Majelis Ijtihad Qur’ani Kota Baubau melaksanakan khataman Qur’an dan Dzikir dalam rangka milad ke-1 di Masjid Nurul Jihad Kadolokatapi.

PUBLIKSATU, BAUBAU - Khataman Al Qur’an dan Dzikir dalam rangka Milad ke-1 Majelis Ijtihad Qur’ani Kota Baubau dilaksanakan Selasa 30 Juni 2020 di Masjid Nurul Jihad Kadolokatapi.

Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan jamaah masih tetap eksis mengikuti kegiatan ini, dimana setiap bulan dengan rutin dilaksanakan kegiatan seperti ini tetapi sempat terhenti kegiatan rutinnya karena pandemik Covid 19.

Tidak terasa setahun yang lalu tepatnya, 30 Juni 2019 berdirinya Majelis Al-Qur’an dan Dzikir yang diberi nama Ijtihad Qur’ani singkatan dari Ikatan Jam’iyyah Tilawah dan Rootibul Haddad, yang dikukuhkan Wakil Wali Kota Baubau, berbarengan dengan acara wisuda ke-1 (Hafalan Juz Amma) santri Pondok Pengajian dan Hafalan Al-Qur’an “Makmur Hamidah” serta wisuda ke-1 Tahsin Al-Qur’an Bin-Nadzhor Majelis Ta’lim “Nurul Qur’an” SMPN 4 Baubau.

Adapun Tema yang diusung dalam Milad ke-1 Ijtihad Qur’ani tahun ini adalah sesusai dengan penggalan ayat dalam surah Fathir ayat 29 yang mengandung maksud “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi”.

Lanjutnya, melalui milad ke-1 ini, Majelis Ijtihad Qur’ani kembali mempertegas tujuan dari berdirinya organisasi ini yaitu sebagai sarana untuk perekat tali silaturrahim dan pemersatu umat melalui kegiatan yang bermanfaat, seperti mengakomodir keinginan jamaah yang senang membaca dan menghatamkan Al-Qur’an, mengalakkan syi’ar dzikir di tegah-tengah masyarakat, berperan aktif pula dalam kegiatan sosial, serta membantu ummat untuk berbuat baik kepada orang-orang yang dicintainya yang telah wafat melalui kegiatan haul majemuk dan doa bersama.

Sehingga, menurut Pembina sekaligus Pengasuh Majelis Ijtihad Qur’ani Ust. Lalu Suharja Hambali, di majelis ijtihad tidak ada orientasi lain selain berkumpul dengan lisan yang membaca Al Qur’an, olehnya itu mari terus bergabung dengan membaca Al Qur’an untuk mendapatkan solusi dan sukses dalam mengarungi kehidupan kita sehari-hari, sebagai bekal kita mengarungi hari akhirat. Dalam setiap pertemuan, ada bacaan Al Qur’annya sebagai dzikir tertinggi dan kemudian dilanjutkan dengan dzikir rootibul haddad itu sendiri.

Di usia 1 tahun Majelis Ijtihad Qur’ani ini,ust LSH (Lalu Suharja Hambali) memperjuangkan niat suci untuk mengikat perjuangan bersama para jamaah majelis ini dalam suatu wadah perjuangan, yakni insyaa Allah akan diperjuangkan untuk berdirinya sebuah pondok pesantren yang akan diberi nama Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Ijtihad Al-Hamidah dalam rangka untuk melestarikan syi’ar dan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah-tengah umat dan generasi muda Islam.